thumbnail Halo,


LAPORAN   THEO MATHIAS     DARI   BANGKOK     Ikuti di twitter
Italia berhasil membobol pertahanan ketat Kolombia sekaligus meraih peringkat tiga secara beruntun untuk kedua kali, sementara Kolombia harus puas dengan posisi empat besar di Piala Dunia Futsal pertama bagi tim Amerika Latin itu.

Italia 3 - 0 Kolombia

Seperti di dua pertandingan sebelumnya, Kolombia memilih untuk bermain bertahan sambil sesekali menekan lewat serangan balik yang didukung aksi individu oleh Andres Reyes dan Angellot Caro. Gli Azzurri pun langsung mendapat peluang pertama saat berjalan sekitar satu menit dengan upaya Alex Merlim masih dibendung kiper Kolombia Juan Lozano.

Namun, hingga babak pertama berakhir kedua tim gagal mencetak gol, dengan Italia lebih banyak memiliki tendangan tepat ke arah gawang, sementara satu peluang Kolombia memaksa kapten Marcio Forte melanggar Jose Quiroz dan berbuah kartu kuning.

Di babak kedua, Italia menaikkan tempo permainan dan semakin menekan Kolombia, terutama saat Gabriel Lima memaksa Lozano untuk menghalau tendangannya tiga kali dalam tiga menit di tujuh menit pertama babak kedua. Peluang Sergio Romano juga sempat membentur tiang gawang, dan beberapa detik kemudian, Romano akhirnya membuka skor lewat tendangan voli jarak jauh dari umpan tendangan penjuru Humberto Honorio.

Langkah Kolombia semakin berat saat kiper Lozano diusir keluar lapangan karena menyentuh bola di luar kotak penalti untuk menggagalkan peluang Merlim yang sudah berdiri bebas, dan Kolombia pun kekurangan satu pemain selama dua menit sejak menit ke-32 akibat kartu merah itu. Lozano pun terlihat sedih saat berjalan ke kamar ganti, dan publik di stadion Huamark mencoba menghibur Lozano dengan tepukan meriah.


Satu menit kemudian, Italia memanfaatkan kelebihan pemain dengan umpan matang Lima diselesaikan dengan baik oleh Rodolfo Fortino.

Ancaman Kolombia terhadap kiper Stefano Mammarela di dua menit terakhir datang terlambat, dan Fortino mencetak gol keduanya di tiga detik terakhir pertandingan sekaligus menutup kiprah Italia di Thailand 2012, yang berakhir dengan prestasi sama seperti empat tahun silam.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait