thumbnail Halo,

GOAL.com Indonesia   OLEH
THEO MATHIAS

Hari terakhir babak grup Piala Dunia Futsal berakhir klimaks dengan drama mewarnai kedua grup, yang akhirnya menguntungkan tuan rumah Thailand, meski harus menghadapi juara Piala Dunia Futsal dua kali Spanyol di babak 16 besar.

Guatemala, yang diperkirakan akan melenggang mudah, akhirnya tersingkir karena ditekuk Kepulauan Solomon, sementara Kuwait bernasib serupa setelah Serbia dan Republik Ceko bermain seri.

Kepulauan Solomon 4 - 3 Guatemala

Kepulauan Solomon meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia Futsal dan mengorbankan Guatemala, yang hanya memerlukan satu angka untuk melangkah ke babak 16 besar.

Kemenangan Kepulauan Solomon ironisnya ditentukan kiper berusia 16 tahun Anthony Talo, yang menjadi pencetak gol termuda kedua sekaligus kiper pencetak gol kelima di Piala Dunia Futsal, dari daerah lapangannya sendiri.

Setelah dibantai Rusia dan Kolombia di dua partai pertama, Kepulauan Solomon bangkit sejak detik pertama, meski Guatemala unggul lebih dahulu dari situasi tendangan penjuru oleh Estuardo De Leon pada menit kesembilan. Umpan matang James Egeta diselesaikan dengan baik oleh George Stevenson untuk menyamakan kedudukan enam menit kemudian, dan akhirnya unggul saat jeda yang dipastikan Jeffery Bule setelah mendapatkan umpan Elliot Ragomo pada menit ke-17.

Di babak kedua, situasi serupa tercipta saat Alan Aguilar menyamakan kedudukan di menit kedua babak kedua, tetapi dibalas Micah Leaalafa saat pertandingan tersisa 11 menit, lalu kemenangan dipastikan Talo tujuh menit kemudian. Guatemala terlambat untuk bangkit dan gol Walter Enriquez di menit terakhir hanya menjadi penghibur bagi kegagalan mereka lolos ke babak 16 besar.

Selisih gol lebih baik yang dimiliki Thailand daripada Guatemala dan Australia memastikan tiket ke babak 16 besar bagi tuan rumah, tanpa harus menunggu hasil Grup E.

Kolombia 0 - 2 Rusia

Rusia meraih selisih gol babak grup terbaik dari seluruh tim peserta Piala Dunia Futsal 2012, setelah sukses menjaga gawangnya dari kebobolan selama babak grup dan total menjebol gawang lawan 27 kali.

Dua di antaranya dimasukkan ke gawang Kolombia, yang membuat tim Amerika Selatan itu lolos karena unggul selisih gol dari Guatemala dan Kepulauan Solomon, meski sama-sama mengumpulkan tiga angka.

Kolombia pun memilih bertahan sejak menit awal demi menjaga selisih gol mereka, tapi gagal mencegah Sirilo mencetak gol pada menit keempat hasil umpan Vladislav Shayakhmetot.


Demikian juga di babak kedua, Kolombia kecolongan di menit keempat, kali ini giliran Robinho menjadi pencetak gol setelah menerima umpan Pavel Chistopolov.

Rusia gagal memanfaatkan peluang-peluang mereka di sisa pertandingan, dan Kolombia sama sekali tak mengancam kiper Rusia Gustavo, sehingga Rusia pun menyamakan rekor tak kebobolan di babak grup pada 2004 milik Spanyol, yang kemudian keluar sebagai juara.

Kolombia pun tenanting runner-up Grup B Iran, sedangkan Rusia dijajal peringkat dua Grup E Republik Ceko.

Kuwait 4 - 3 Mesir

Meski menang 4-3 atas Mesir, Kuwait tetap gagal melaju ke babak 16 besar setelah Republik Ceko berhasil menahan Serbia, sehingga Mesir berada di peringkat tiga karena unggul selisih gol sekaligus berhak lolos sebagai salah satu peringkat tiga terbaik.

Kuwait langsung menyentak di awal pertandingan, dengan tiga gol di tujuh menit pertama lewat Ahmad Alfarsi pada menit ketiga, yang ditambah sepasang gol Shaker Almutari pada menit keenam dan tujuh.

Mesir sempat memperkecil ketinggalan lewat Bougi lima menit sebelum jeda, tapi Abdulraham Altawail memastikan keunggulan tiga gol tetap terjaga saat jeda pada menit terakhir babak pertama.

Kuwait semakin bersemangat saat mengetahui Republik Ceko berhasil menyamakan kedudukan, demi meraih selisih gol lebih baik dari Mesir, tapi justru Mesir yang berjaya di akhir pertandingan dengan dua gol Ahmed Mohamed pada menit ke-37 dan 39, yang keduanya hasil umpan Mizo.

Mesir pun akan berhadapan dengan juara Grup D Italia, yang berhasil meraih tiga kemenangan di grup mereka.

Serbia 2 - 2 Republik Ceko

Republik Ceko bangkit dari ketinggalan dua kali untuk memastikan tiket ke babak 16 besar sebagai peringkat dua grup E.

Serbia mendominasi permainan, terutama setelah Mladen Kocic membawa keunggulan bagi timnya pada menit keenam setelah melewati hadangan dua bek lawan.

Kiper Ceko Libor Gercak berhasil mencegah Serbia menambah keunggulan, dan kebangkitan Ceko di babak kedua akhirnya berbuah gol Michal Seidler pada menit ke-33.

Serbia hanya perlu menunggu tiga menit untuk kembali unggul lewat Vidan Bojovic yang memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Untungnya, kapten Serbia Bojan Pavicevic membelokkan umpan Lukas Resetar ke gawangnya sendiri, sekaligus mencatat sejarah sebagai gol ke-2000 sepanjang sejarah Piala Dunia Futsal.

Peringkat dua Grup D Argentina akan menantang Serbia di babak 16 besar, sementara Republik Ceko ditunggu favorit juara Rusia.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait