thumbnail Halo,

GOAL.com Indonesia   OLEH
THEO MATHIAS

Spanyol, Iran, Argentina, dan Italia melaju mulus ke babak 16 besar sebagai dua peringkat teratas grup masing-masing.

Sementara Panama berhasil memastikan tiket sebagai salah satu peringkat tiga terbaik, tapi Australia masih harus menunggu dengan peluang tak begitu besar karena selisih gol yang buruk setelah dicukur Italia dan Argentina.

Australia 1 - 7 Argentina

Australia tak sanggup menahan permainan Argentina, dan harus menunggu kelayakan lolos ke babak 16 besar, tapi dua kekalahan telak dari Italia dan kini Argentina, membuat mereka untuk sementara memiliki posisi lebih buruk daripada Jepang, Panama, dan Thailand, dalam perebutan empat tiket peringkat tiga terbaik.

Tim Tango hanya perlu 43 detik untuk membuka keran gol, saat kesalahan kiper Peter Spathis membuat bola terpantul Cristian Borruto dan bergulir ke gawangnya. Australia masih mampu membalas melalui Tobias Seeto, yang menerima umpan panjang Gregory Giovenali pada menit keenam.

Tapi itu perlawanan terakhir Australia, saat Argentina kembali unggul satu menit kemudian dari kaki Leandro Cuzzolino, yang dibantu Borruto, hingga Matias Lucuix memastikan keunggulan dua gol saat jeda pada menit ke-15.

Australia sempat mendominasi bola di babak kedua, tetapi gagal dalam penyelesaian akhir, dan Argentina memasukkan tiga gol melalui Alamiro Vaporaki, Hernan Garcias, dan Martin Amas, pada menit ke-22, 28, dan 37, sebelum ditutup oleh gol kedua Borruto satu menit menjelang bubaran.

Argentina pun akan menunggu juara Grup E, antara Serbia, Mesir, atau Republik Ceko, Senin (12/11).

Meksiko 2 - 5 Italia

Italia memastikan tiga kemenangan dari tiga partai babak grup Piala Dunia Futsal 2012 untuk keluar sebagai juara Grup D, sekaligus menyingkirkan Meksiko di Piala Dunia Futsal pertama bagi mereka.

Italia memerlukan 18 menit untuk menembus pertahanan Meksiko lewat Marco Ercolessi, tapi El Tri berhasil menyamakan kedudukan di menit ketiga babak kedua oleh Morgan Plata.


Italia, yang sudah dipastikan lolos sebelum pertandingan dimulai, langsung mengembalikan keunggulan satu menit kemudian kembali oleh Ercolessi, yang kemudian digandakan Fortino dua menit berselang.

Plata mencetak gol kedua dengan indah untuk memperkecil ketinggalan, saat menempatkan bola melampaui jangkauan Valerio Barigelli yang mencoba menghadang aksi individu Plata pada menit ke-34.

Gli Azzurri lagi-lagi tak perlu menunggu lama untuk menjawab tantangan Meksiko, saat Fortino mencetak gol keduanya satu menit setelah gol Plata dan Luca Leggioro mengubur harapan Meksiko untuk meraih satu poin dengan selisih waktu yang serupa.

Tentang perjalanan Meksiko di turnamen ini, pelatih Ramon Raya berpendapat, "Apa yang sungguh membuat saya kagum adalah ritme dan presisi yang dimainkan beberapa tim. Dengan Italia, contohnya, sungguh suatu kegembiraan untuk berada satu lapangan dengan mereka."

Maroko 1 - 5 Spanyol

Spanyol akhirnya memastikan langkah ke babak 16 besar, sebagai juara Grup B, saat menekuk Maroko secara meyakinkan.

Juara Eropa itu membuka kemenangan di pertengahan babak pertama saat tendangan kaki kanan Lozano, yang arahnya berbelok, tak mampu diantisipasi kiper Rabie Zaari.

Five-star Spain finish top
Gol berbau keberuntungan itu kemudian berbeda dengan gol kedua Lozano dua menit kemudian, saat melepaskan tendangan keras hasil tendangan bebas pendek oleh Torras.

La Roja akhirnya unggul tiga gol saat jeda, yang dipastikan Borja setelah menerima umpan matang Lin, tapi Maroko memperkecil ketinggalan saat babak kedua belum berjalan dua menit. Mohamed Talibi memanfaatkan kemelut di kotak penalti untuk memperkecil ketinggalan Maroko.

Spanyol akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-33 dan 34, yang pertama berkat umpan Torras yang dibelokkan ke gawang oleh Fernandao dengan dadanya, lalu tendangan Alvaro menutup skor akhir 5-1.

Iran 4 - 3 Panama

Dalam partai penentuan di Stadion Nimibutr, Iran akhirnya keluar sebagai pemenang dan lolos sebagai peringkat dua Grup B, tapi Panama berhasil mencegah kekalahan telak untuk mengikuti jejak Iran sebagai salah satu peringkat tiga terbaik.

Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk memastikan diri lolos ke perdelapan-final, sehingga pertandingan berjalan ketat sejak awal pertandingan, termasuk saat Iran unggul terlebih dahulu pada menit keempat lewat Ahmad Esmaeilpour dan disamakan Maroko dua menit kemudian lewat tendangan keras Claudio Goodridge.

Iran kemudian melaju sebelum jeda, berkat dua gol dari kaki Afshin Kazemi dan Mohammad Taheri pada menit ke-14 dan 19. Panama sempat berada di atas angin saat memperkecil ketinggalan dari penalti Carlos Perez lima menit sebelum bubaran.

Tapi Iran menjawab dengan mengembalikan keunggulan dua gol melalui gol kedua Taheri dengan tendangan kerasnya dua menit menjelang akhir pertandingan.

Panama menolak untuk menyerah dan memastikan selisih gol mereka cukup baik ketika pertandingan tersisa 39 detik lewat gol Alquis Alvarado, bahkan hampir meraih satu poin jika Mostafa Nazari tak melakukan penyelamatan gemilang di detik-detik terakhir.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait