thumbnail Halo,

Ini dia deretan nama-nama pemain dan pelatih yang tampil cemerlang pada Piala Dunia 2014!

Piala Dunia 2014 baru saja berakhir dengan sejarah baru tampilnya Jerman sebagai juara usai menaklukkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu, Minggu (14/7) malam waktu Brasil.

Piala Dunia kali ini sangat menakjubkan. Banyak gol indah tercipta dan sebanyak 171 gol tercipta sepanjang 64 pertandingan yang dipentaskan. Ada pula kisah heroik para penjaga gawang serta pemain pengganti dalam menentukan kemenangan timnya. Belum lagi dengan sejumlah kejutan, seperti tersingkirnya juara bertahan Spanyol dan kekalahan telak yang diderita tuan rumah Brasil di babak semi-final.

Menarik untuk menentukan formasi tim impian turnamen ini. Redaksi Goal Indonesia mengumpulkan nama-nama pemain yang pantas disorot berkat penampilan cemerlangnya selama sebulan terakhir dan sampai pada kesimpulan berupa 11 nama berikut ini ditambah satu pelatih. Formasi 3-4-1-2 dipakai mengingat tim-tim seperti Belanda, Cili, Meksiko, serta Kosta Rika tampil cemerlang dengan menggunakan trio bek tengah.

Pro dan kontra tentu saja tidak bisa dielakkan karena menentukan susunan ini adalah masalah selera. Kami berupaya memilih nama-nama pemain yang benar-benar memberikan kontribusi besar serta konsisten pada tim masing-masing sepanjang penampilan mereka di turnamen. Tentu saja, banyak nama lain yang pantas diperdebatkan untuk masuk dalam daftar. Untuk itu, kami mempersilakan pembaca untuk menuangkan opini dan tanggapannya dalam kolom komentar.

  Kiper - Keylor Navas
Kosta Rika

Kosta Rika menjadi tim yang paling sedikit kebobolan, yaitu dua gol dan salah satunya melalui penalti, berkat kegemilangan sang penjaga gawang. Puncaknya, pemain 27 tahun ini menjadi pahlawan Los Ticos dalam menciptakan sejarah tampil di babak delapan besar Piala Dunia.
 
  Bek - Ron Vlaar
Belanda

Tidak ada yang mengira Vlaar mampu mencapai taraf penampilan terbaik di turnamen ini. Penampilan lugasnya bahkan beberapa kali menihilkan ancaman Lionel Messi di semi-final. Dijukuli "Si Beton", Vlaar menjelma dari pemain yang semula diremehkan menjadi bek tangguh Belanda selayaknya Jaap Stam.
 
 
  Bek - Mats Hummels
Jerman

Kehadiran Hummels begitu penting dalam mengorganisasi pertahanan Jerman. Dapat dibilang bek 25 tahun ini menjadi salah satu bintang yang menentukan gelar juara. Dua gol dilesakkannya ke gawang Portugal dan Prancis. Salah satunya membuahkan gol tunggal kemenangan di babak delapan besar. 
 
  Bek - Stefan de Vrij
Belanda

Dalam catatan FIFA, De Vrij tercatat sebagai pemain yang paling sering merebut bola, yaitu sebanyak 58 kali. De Vrij juga mencetak gol internasional perdana saat melibas Spanyol di fase grup. Kiprah berikutnya dari bek 22 tahun ini sangat pantas dinanti.
 
  Wing-Back Kiri - Marcos Rojo
Argentina


Atletis, sulit dilewati, dan tak kenal lelah adalah ciri khas permainan Rojo. Dia juga bisa diandalkan saat tim membutuhkan bantuan serangan, seperti saat mencetak gol internasional perdananya di Piala Dunia ini berupa gol kemenangan ke gawang Nigeria.
 
  Wing-Back Kanan - Juan Cuadrado
Kolombia

Mencetak empat assist pada Piala Dunia membuatnya disorot banyak klub top Eropa pada bursa transfer musim panas. Tidak heran karena sosok Cuadrado sangat diandalkan Kolombia untuk menyisir sayap kanan. Bersama James Rodriguez, Cuadrado menjadi sosok kunci kegemilangan Kolombia.
 
 
  Gelandang Bertahan - Javier Mascherano
Argentina

Ketika perhatian tersita pada sosok Lionel Messi, inilah mesin Albiceleste yang sebenarnya. Mascherano menjadi pertahanan pertama tim dalam menghadang serbuan lawan. Dia juga melakukan tekel penting atas peluang Arjen Robben di semi-final. Pemain terbaik Argentina di turnamen ini.
 
  Gelandang - Toni Kroos
Jerman

Sungguh mengherankan apabila FIFA mengabaikan nama Kroos dalam jajaran penerima penghargaan pemain terbaik. Kroos berperan vital membawa Jerman melewati perempat-final dan semi-final turnamen. Dia menjadi gelandang yang paling banyak memberikan operan, yaitu sebanyak 633 kali!
 
  Gelandang Serang - James Rodriguez
Kolombia


Selain menjadi topskor sekaligus peraih penghargaan Sepatu Emas, James menjadi pesona turnamen. Enam gol dicetaknya, antara lain satu melalui kaki kanan, satu kepala, dan empat kaki kiri. Gol pertamanya ke gawang Uruguay adalah salah satu yang terbaik di Piala Dunia ini.
 
 
  Penyerang - Arjen Robben
Belanda

Terlepas dari kontroversi yang dihasilkan akibat komentar soal diving, Robben menemukan bentuk permainan terbaik dalam kariernya di turnamen ini. Beberapa kali Robben membuktikan diri sebagai nyawa tim. Total tiga gol dan satu assist serta 19 kali solo run, terbanyak di antara pemain lain, diukirnya.
 
  Penyerang - Thomas Muller
Jerman


Baru berusia 24 tahun, Muller sudah mencetak sepuluh gol sepanjang dua kali partisipasi Piala Dunia. Penyerang serbabisa ini menutup penampilan di Brasil dengan meraih runner-up topskor, runner-up pemain terbaik, dan gelar juara dunia. Nantikan lebih banyak rekor lagi lahir darinya.
 
  Pelatih – Louis van Gaal
Belanda


Visioner, lugas, dan berani ambil risiko. Van Gaal menjadi pelatih terbaik Piala Dunia kali ini dengan keberhasilan meramu materi tim Belanda yang dipenuhi pemain minim pengalaman melaju jauh hingga semi-final. Sang pelatih juga memberi warna tersendiri dalam turnamen dengan kejeniusannya meracik taktik sehingga Belanda mampu mengakhiri penampilan tanpa terkalahkan di waktu normal.


 
Piala Dunia >> Halaman Khusus Piala Dunia 2014
>> Semua Berita Piala Dunia 2014
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Piala Dunia 2014
>> Live Update Piala Dunia 2014

 

Terkait