thumbnail Halo,

Argentina kehilangan Angel di Maria, namun kembalinya Marcos Rojo bisa krusial untuk mencegah Arjen Robben merajalela.


GOALOLEH    DEDE SUGITA     Ikuti di twitter

Setelah 24 tahun, Argentina akhirnya kembali menapaki babak semi-final Piala Dunia. Kemenangan 1-0 atas Belgia di fase delapan besar menjadikan Los Albicelestes negara tunggal yang masih memegang rekor 100 persen di Brasil.

Namun demikian, mereka bukannya tanpa cela. Marjin yang selalu tipis, hanya satu gol, melahirkan kritik bahwa Argentina tidak meyakinkan. Belum lagi ketergantungan yang sangat nyata pada sosok sang kapten Lionel Messi.

Belanda, tetangga Belgia, akan menyajikan tantangan terberat sejauh ini untuk Argentina tatkala kedua kubu bertanding di Sao Paulo, Kamis (10/7) dinihari WIB. Oranje adalah tim tersubur kedua untuk sementara ini meski serangan mereka dapat dihentikan Kosta Rika selama 120 menit di perempat-final. Jangan lupa bahwa kemenangan adu penalti atas Ticos sendiri kian membuktikan keulungan taktik seorang Louis van Gaal, yang mengendalikan kapal Belanda.

Kehilangan Angel di Maria karena cedera untuk pertandingan ini jadi pukulan telak buat bos Argentina, Alejandro Sabella. Boleh dibilang sayap kidal milik Real Madrid itu adalah pemain terbaik kedua di tim Argentina dalam mengacak-acak pertahanan lawan setelah Messi.

Mengingat tak ada pengganti sepadan untuk tipe serupa, kemungkinan Sabella akan menggantikan Di Maria dengan Enzo Perez, seorang gelandang sentral, dan mengubah skema dasar tim. Perubahan ini sebelumnya sudah dilakukan sang pelatih di tengah laga sebelumnya kontra Belgia, saat Di Maria terpaksa ditarik keluar tak lama usai laga berjalan setengah jam.

Kehadiran Perez membuat lini tengah Argentina jadi lebih solid untuk meredam serangan Belgia, dan langkah ini bisa jadi membuahkan hasil yang sama versus Belanda. Pemain Benfica itu akan menemani Javier Mascherano dan kemungkinan Fernando Gago. Setelah pada pertandingan sebelumnya tempat Gago dialihkan kepada Lucas Biglia, gelandang Boca Juniors itu agaknya hampir pasti bakal kembali masuk starting eleven.

Di depan, Ezequiel Lavezzi yang tak terlalu mengesankan menghadapi Belgia tampaknya harus tersisih demi memberikan kesempatan comeback Sergio Aguero, yang diprediksi sudah cukup fit untuk laga ini. Aguero akan menjadi tandem Gonzalo Higuain dengan keduanya mendapat sokongan penuh dari si bintang andalan Lionel Messi.

Untuk garis pertahanan Argentina memperoleh suntikan berharga dengan kembalinya Marcos Rojo dari suspensi. Pemain yang merumput di Portugal bersama Sporting itu adalah salah satu bek kiri terbaik di turnamen ini dan keberadaannya bakal krusial buat mencegah Robben merajalela.

Lantas seperti apa prediksi formasi yang bakal dimainkan Alejandro Sabella versi Anda? Silakan sampaikan pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ini!


Piala Dunia >> Halaman Khusus Piala Dunia 2014
>> Semua Berita Piala Dunia 2014
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Piala Dunia 2014
>> Live Update Piala Dunia 2014

 

Terkait