thumbnail Halo,

Andrea Pirlo kembali menampakkan kejeniusannya kala memimpin Italia meraih kemenangan 2-1 atas Inggris, di Grup D Piala Dunia 2014, Minggu (15/6) dini hari WIB.


GOALOLEH   AHMAD REZA HIKMATYAR     Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Italia berhasil meraih hasil sempurna dalam duel perdana mereka di Grup D Piala Dunia 2014, Minggu (15/6) pagi WIB. Ya, mereka sukses menundukkan Inggris lewat skor tipis 2-1.

Pertandingan berlangsung alot, di babak pertama Gli Azzurri begitu sulit mengembangkan permainannya meski mendominasi jalannya laga. Inggris yang tampil begitu agresif beberapa kali nyaris membuka keunggulan melalui sepakan jarak jauh. Namun Italia tak mau menirunya. Mereka memilih untuk bersabar dengan mengandalkan bola-bola pendek menyusur tanah.

Dan aktor keteraturan tempo serta emosi permainan La Nazionale di sepanjang laga, tidak lain adalah Il Maestro, Andrea Pirlo. Bertindak sebagai jangkar dalam penerapan formasi 4-1-3-1-1, pemain berusia 35 tahun tersebut jadi otak rotasi gelandang yang diterapkan Cesare Prandelli, lewat 107 passing sepanjang laga - rekor tertinggi di Piala Dunia 2014 -. Daniele De Rossi, Marco Verratti, dan dirinya bergantian menjadi gelandang jangkar, yang bertugas mendistribusikan bola Italia.

Hasilnya, serangan lebih efektif pun dihasilkan Mario Balotelli cs, meski masih sulit untuk mencetak skor. Sadar jika skema yang diterapkan belum matang, Pirlinho lantas menampakkan kejeniusannya di menit ke-35.

Secara mengejutkan ia melakukan dummy terhadap bola sodoran Verratti dari situasi sepak pojok. Alih-alih menendang, bola ternyata terhenti di kaki Claudio Marchisio. Tanpa ampun, idola Juventus itu langsung melepaskan tembakan geledek untuk menjebol gawang Joe Hart. Kedudukan pun berubah 1-0 untuk Italia!.

Sempat disamakan oleh Daniel Sturridge, Italia tetap ogah tampil ngoyo seakan meniru gaya bermain Pirlo. Tak berselang lama selepas babak kedua dimulai, lagi-lagi Il Metronomo jadi aktor kunci terjadinya gol kemenangan. Umpan jauhnya pada Andrea Barzagli untuk lepas dari tekanan Inggris, berujung pada gol ciamik Mario Balotelli, tepatnya di menit ke-50.

Momen Pirlo bahkan belum berakhir hingga masa injury time, karena sepakan bebas melengkungnya nyaris saja menghasilkan gol ketiga bagi Tim Biru Langit andai tak menerpa mistar. Italia akhirnya menang lewat skor 2-1.

Ya, tidak perlu cara yang menghebohkan, sepercik momen kejeniusan L'Architetto di atas lapangan sudah cukup untuk mengantarkan timnya pada kemenangan.



Piala Dunia >> Halaman Khusus Piala Dunia 2014
>> Semua Berita Piala Dunia 2014
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Piala Dunia 2014
>> Live Update Piala Dunia 2014


Terkait