thumbnail Halo,

Warna-warni Brazuca raksasa membuka pesta bola terbesar sejagad di Sao Paulo, dinihari tadi (13/6).


GOALOLEH    YUDHA DANUJATMIKA     Ikuti di twitter

Mata seluruh dunia tertuju pada Brazuca raksasa yang ada di Arena de Sao Paulo dinihari (13/6) WIB tadi. Para penonton pun disambut dengan ornamen warna-warni, dansa, dan musik yang membuat kaki bergidik. Ada apa sebenarnya? Tak lain, pesta akbar sepakbola sejagad akhirnya resmi digelar.

Tak berhenti sampai di situ, laga yang menyambung upacara pembuka turut menjadi tonggak 'menarik' di hari pertama Piala Dunia, dimulai dari kontroversi hingga masuknya teknologi. Di edisi kali ini, Goal Indonesia akan mengupas kemeriahan upacara pembukaan dan 'kemeriahan' laga Brasil vs. Kroasia di Corinthians Stadium, Sao Paulo.

Meriahnya Upacara Pembukaan


Siapapun yang menyaksikan upacara pembukaan Piala Dunia 2014 mestinya ikut terseret dalam euforia di Sao Paulo. Walau hingga sekarang kepantasan Brasil sebagai tuan rumah masih dipertanyakan, upacara pembuka semalam bisa dibilang lumayan meriah, walau beberapa berpendapat sekitar £4,5 juta dana yang digelontorkan tidak sebanding.

Semua kegiatan terpusat pada replika raksasa bola Brazuca - dikelilingi ritual filosofis akan keanekaragaman Brasil. Ada tarian daerah, kostum pepohonan sebagai simbol sumber daya alam Brasil, bahkan hingga aksi Capoeira.

Acara mencapai klimaks saat Brazuca terbuka dan Claudia Leitte, Pitbull, dan Jennifer Lopez naik ke panggung dan membawakan "We Are One". Mereka membuat seantero stadion bergoyang dan animo melambung. Kendati begitu, mungkin perhatian lebih terfokus pada keseksian diva berbaju hijau, J-Lo, yang membuat Brasil semakin meriah dan 'panas'.


Laga Pembuka Sarat Drama

Kemeriahan tak berhenti walau Jennifer Lopez turun dari panggung. Publik sepakbola - khususnya tuan rumah - justru semakin 'terhibur' dengan laga yang menyambung upacara pembuka. Ya, laga antara Brasil dan Kroasia turut mewarnai Sao Paulo malam itu.

Namun, warna tersebut tak hanya menghadirkan warna positif. Laga yang seru tentu jadi salah satu nilai plus dinihari tadi, tapi kontroversi Yucihi Nishimura mendominasi opini pengamat usai laga bubar. Tak lupa, ada berbagai trivia menarik seperti gol bunuh diri Marcelo (pertama dalam sejarah laga pembuka PD) dan rekor-rekor lainnya. Laga semalam - tanpa pembantahan - memang sarat akan drama.


Teknologi Merajai Lapangan

Setelah sempat memicu perdebatan, akhirnya teknologi masuk juga ke Piala Dunia. Dimulai dari teknologi garis gawang yang 'memutuskan' apakah terjadi gol atau tidak, ada juga kamera tiga dimensi yang membantu wasit dalam menunaikan tugasnya. Teknologi semprotan yang membatasi pagar betis dan menandai momen-momen lain dalam laga pun digunakan wasit untuk meminimalisir kontroversi.

Bisa dikatakan, Piala Dunia mengalami kemajuan dalam teknologi. 2014 menjadi Piala Dunia dengan teknologi termaju sepanjang sejarah. Kendati begitu, sempat terdengar slentingan mengenai 'kemunduran' manusia, sebagaimana kembali ke alasan awal penolakan teknologi-teknologi tersebut. Apapun itu, peran teknologi jelas jadi salah satu warna unik di PD kali ini.


Antusiasme Brasil

Warna kuning mendominasi Sao Paulo malam itu. Tak heran, kapasitas Corinthians Stadion nyaris penuh sesak oleh fan Brasil sejak peluit belum dibunyikan. Momen pelantunan lagu kebangsaan Brasil turut menjadi momen magis karena seantero stadio bernyanyi bersama perwakilan mereka di lapangan. Terlihat beberapa pemain dan fans menangis haru ketika mereka lanjut menyanyikan bait kedua secara acappella.

Antusiasme masih bersambung. Fan Brasil terus berteriak dan bernyanyi memberi semangat - bahkan koreografi - demi timnas mereka. Bahkan ketika kebobolan lebih dulu, suara mereka tetap lantang. Brasil - terutama para fans, seperti dalam gambar - sungguh luar biasa malam tadi.


Peringatan Brasil

Neymar dkk memberikan peringatan pada peserta Piala Dunia lainnya di hari pertama. Sempat kebobolan lebih dulu karena gol bunuh diri Marcelo, mereka menunjukan mentalitas luar biasa di lapangan. Tiga gol pun mereka sarangkan ke gawang Stipe Pletikosa, dua oleh Neymar, satu oleh Oscar.

Brasil masih jadi unggulan dan laga pertama mendemonstrasikan ketangguhan mereka. Tarian Samba pun sepertinya masih akan membuat Piala Dunia semakin menarik dari hari ke hari. Ini merupakan salah satu faktor yang akan membuat PD tetap menarik disimak.

Piala Dunia >> Halaman Khusus Piala Dunia 2014
>> Semua Berita Piala Dunia 2014
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Piala Dunia 2014
>> Live Update Piala Dunia 2014


Terkait