thumbnail Halo,

Kalau Rusia tak segera bertindak tegas memberantas rasisme, gelaran PD 2018 terancam diboikot para pemain kulit hitam.


GOALOLEH   DEDE SUGITA


Yaya Toure menyerukan ancaman untuk memboikot gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia kalau negara tuan rumah tak mengambil tindakan tegas memberantas rasisme.

Seperti diketahui, gelandang Manchester City asal Pantai Gading itu mengklaim adanya ejekan rasial dari suporter CSKA Moskwa pada dirinya saat bertanding di matchday 3 Liga Champions, Rabu (23/10) lalu.

Kini, Toure menekankan para pemain kulit hitam tak akan datang ke Rusia dalam perhelatan akbar sepakbola lima tahun mendatang kalau permasalahan rasisme ini masih dibiarkan.

"Kalau kami [pemain kulit hitam] tak yakin pada Piala Dunia di Rusia, kami tak akan datang," tukasnya dilansir RIA Novosti.

Direktur Football Against Racism di Eropa, Piara Powar, yang juga merupakan anggota satuan antidiskriminasi FIFA, menyuarakan dukungannya atas pernyataan Toure.

"Yaya Toure sangat benar dalam mengangkat topik tentang para pemain Afrika atau keturunan Afrika tak datang ke Piala Dunia 2018, dan tanpa mereka tak akan ada Piala Dunia di Rusia," tutur Powar.

"Saya tak akan menyalahkan mereka. Di era seperti ini pemain adalah kelompok terkuat dan jika seluruh pemain mengatakan mereka tak akan datang ke sana maka tak akan ada Piala Dunia, atau kalaupun ada itu akan tak bermakna."

Kasus rasime dalam laga CSKA-City sendiri tengah diusut UEFA menyusul pengajuan komplain resmi dari tim tamu.





Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait