thumbnail Halo,

Eropa tinggal punya 11 jatah lagi di Brasil setelah Italia dan Belanda memastikan diri melenggang terlebih dahulu.


GOALOLEH   SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Hingga Rabu (11/9), sudah ada sepuluh tim yang memastikan tampil di Piala Dunia 2014. Kesepuluh tim itu adalah tuan rumah Brasil, Jepang, Australia, Iran, Korea Selatan, Argentina, Amerika Serikat, Kosta Rika, Italia, dan Belanda. Khusus zona Eropa, jatah mereka kini tinggal 11 tim dari jumlah alokasi awal sebesar 13 negara. Siapa saja wakil-wakil Benua Biru yang masih memungkinkan untuk ikut menyusul Azzurri dan Oranje?

Baik Italia maupun Belanda sudah dipastikan melenggang ke Brasil usai menaklukkan lawan-lawannya pada Rabu (11/9) dini hari WIB. Pasukan Cesare Prandelli butuh gol penalti Mario Balotelli untuk menang 2-1 atas Republik Ceko. Sementara kemenangan 2-0 Belanda, tak bisa lepas dari Robin van Persie yang memborong semua gol itu.

Kini, setiap tim di zona Eropa kebanyakan masih punya dua laga sisa. Goal Indonesia memberikan prediksi dan skenario mengenai tim Eropa mana saja yang paling berpeluang lolos ke Brasil. Tercatat dari sembilan grup yang ada, tujuh di antaranya belum menemukan sang juara grup agar lolos otomatis ke Brasil.

Ditambah pula dengan jatah empat negara lagi dari para runner-up grup yang hingga kini masih menyisakan persaingan sangat ketat. Caranya, delapan runner-up terbaik dari sembilan runner-up yang tersedia itu (ditentukan berdasarkan hasil delapan pertandingan melawan tim peringkat 1, 3, 4, dan 5 dalam grupnya) akan diundi untuk memainkan play-off dua leg (kandang dan tandang). 

Lihat klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Eropa


GRUP A: Belgia, Kroasia


Belgia: Pasukan Marc Wilmots tinggal butuh satu poin lagi agar bisa lolos. Kesempatan itu hadir saat Rode Duivels berhadapan dengan peringkat kedua Kroasia pada 11 Oktober mendatang di Zagreb.

Kroasia: Sementara sang rival tentu butuh hasil positif untuk bisa lolos otomatis. Mereka wajib mengalahkan Belgia, lalu di laga terakhir Luka Modric cs. menang atas Skotlandia sambil berharap Wales menumbangkan Belgia. Jika skenario ini gagal, maka Kroasia tetap berpeluang lolos melalui jatah runner-up terbaik.



GRUP B: Bulgaria, Denmark, Republik Ceko, Armenia
Italia sukses membuat Bulgaria, Denmark, Republik Ceko, dan Armenia saling adu jotos untuk memperebutkan tiket runner-up terbaik. Bulgaria menjadi yang terdepan lewat raupan 13 poin. Mereka akan berpeluang menjadi runner-up jika sanggup menaklukkan Armenia dan Republik Ceko di dua laga sisa. Peluang Denmark (12 poin) juga tak kalah besar, mereka tinggal berhadapan dengan Italia, yang sudah memastikan lolos, dan Malta, tim terlemah dalam grup. Sejatinya, Republik Ceko (9 poin) dan Armenia (9 poin) tetap berpeluang meski hampir mustahil.

GRUP C: Jerman, Swedia, Austria


Jerman: Mesut Ozil dkk. tinggal selangkah lagi memastikan diri lolos ke Brasil usai menaklukkan Kepulauan Faroe 3-0, Rabu (11/9) dini hari WIB. Pasukan Joachim Low secara matematis tinggal butuh dua poin lagi untuk memastikan diri lolos sebagai pemuncak Grup C. Untuk itu, mereka harus bisa mengumpulkan koleksi poin tersebut melawan Republik Irlandia dan Swedia pada pertengahan Oktober mendatang.

Swedia: Swedia (17 poin) menjadi penantang serius Jerman (22 poin). Meski terpaut lima angka, tim Skandinavia ini bisa saja meraup enam angka berikut asalkan Jerman gagal meraih satu poin pun di dua laga tersisa. Jika rencana ini gagal, mereka tetap berpeluang besar lolos lewat jalur runner-up.

Austria: Kemenangan tipis Austria atas Irlandia, Rabu (11/9) dini hari WIB, membuka peluang David Alaba cs. untuk menatap Brasil lewat jalur runner-up. Austria (14 poin) butuh dua kemenangan atas rival terdekat mereka Swedia dan Kepulauan Faroe. 


GRUP D: Hongaria, Turki, Rumania

Belanda menyisakan Hongaria, Turki, dan Rumania untuk saling berebut tiket lewat jalur runner-up. Namun, ketiga tim ini tampaknya berpeluang kecil untuk mencapai jalur itu. Hongaria (13 poin) dan Turki (12 poin), masing-masing harus menghadapi Belanda pada bulan Oktober besok. Sedangkan Rumania (12 poin) akan berhadapan dengan Estonia dan Andorra.


GRUP E: Swiss, Islandia, Slovenia, Norwegia, Albania

Di sinilah terjadi pertarungan yang mempertemukan paling banyak tim. Lima tim masih berpeluang lolos di mana Swiss hadir sebagai pemuncak klasemen Grup E dengan 18 poin. Mereka butuh satu kemenangan lagi agar bisa memastikan diri sebagai pemuncak klasemen dan melenggang ke Brasil.

Islandia (13 poin) tampil sebagai tim kejutan dengan duduk di peringkat kedua grup dan masih berpeluang melewati Swiss. Bersama-sama dengan Slovenia (12 poin), Norwegia (11 poin), dan Albania (10 poin), mereka akan berkompetisi ketat untuk meraih jalur runner-up terbaik.


GRUP F: Rusia, Portugal, Israel


Portugal: Seleccao bersaing ketat dengan Rusia untuk muncul sebagai pemimpin grup. Saat ini, Portugal masih tertinggal satu angka dari Rusia. Cristiano Ronaldo dkk mau tak mau harus menyapu bersih dua laga tersisa melawan Israel dan Luksemburg agar bisa lolos otomatis ke Piala Dunia. Jika tidak, mereka masih akan berpeluang lewat jalur runner-up.

Rusia: Satu-satunya cara agar skenario Portugal itu bisa terjadi adalah Rusia hanya mampu meraih satu kemenangan dari dua laga tersisa. Sayangnya, Rusia tinggal berhadapan dengan dua tim terlemah grup yakni Luksemburg dan Azerbaijan. Peluang terbesar ada di tangan pasukan Fabio Capello.

Israel: Mungkin hampir mustahil Israel bisa lolos. Namun peluang kecil ini bisa terwujud asalkan mereka mampu menjungkalkan Portugal dan Irlandia Utara di dua laga sisa, sambil berharap Portugal kalah dari Luksemburg di laga terakhir sehingga Israel bisa lolos ke babak play-off lewat peringkat kedua. 


GRUP G: Bosnia, Yunani


Bosnia: Bosnia kini tinggal bersaing dengan Yunani untuk menentukan siapa yang lolos otomatis dan siapa yang lolos lewat runner-up terbaik. Dengan gelontoran gol-gol dari Edin Dzeko dan Vedad Ibisevic, Bosnia menjadi salah satu tim terproduktif di Eropa. Mereka harus memaksimalkan produktivitas ini di dua laga sisa melawan Liechtenstein dan Lithuania.

Yunani: Yunani mungkin sedikit diuntungkan dengan dua laga sisa - yakni melawan Slowakia dan Liechtenstein - yang dimainkan di kandang. Namun mereka tetap harus mencetak banyak gol, sebab Bosnia saat ini unggul selisih gol dengan jumlah yang sangat besar, yakni 20 gol, bandingkan dengan selisih gol Yunani yang hanya 5 gol saja. Jika hanya memperoleh kemenangan 1-0 sebagaimana yang kerap diraih jawara Euro 2004 ini, maka hanya akan membawa mereka ke babak play-off sebagai runner-up terbaik.


GRUP H: Inggris, Ukraina, Montenegro, Polandia

Inggris: The Three Lions boleh saja memimpin grup H, namun mereka hanya terpaut satu angka dari peringkat kedua. Mereka punya tiga pesaing yang tak boleh dipandang sebelah mata: Ukraina (15 poin), Montenegro (15 poin), dan Polandia (13 poin). Pasukan Roy Hodgson tampaknya harus berusaha keras hingga laga terakhir grup untuk memastikan diri lolos otomatis atau tidak.

Ukraina: Bersama Montenegro, Ukraina akan berusaha mati-matian untuk mengkudeta Inggris agar bisa lolos otomatis. Ukraina sedikit bersyukur karena mereka akan berhadapan tim lemah San Marino di laga terakhir, meski harus bersusah payah melawan Polandia di laga sebelumnya.

Montenegro: Laga hidup-mati melawan Inggris mungkin akan menjadi laga terbesar kualifikasi pada Oktober mendatang. Montenegro harus bisa mencuri poin dari Inggris agar bisa lolos otomatis. Sebab di laga terakhir, mereka tinggal berhadapan dengan Moldova di mana tiga poin hampir pasti mereka raih.

Polandia: Polandia hadir untuk mengganggu persaingan tiga kompetitor di atas. Sebab, Robert Lewandowski dkk. akan bertempur dengan Ukraina dan Inggris di dua laga sisa. Tampaknya, jatah play-off sebagai runner-up terbaik menjadi target realistis mereka.


GRUP I: Spanyol, Prancis


Spanyol: Dengan dua laga sisa melawan Belarus dan Georgia, hampir dipastikan Spanyol tidak akan kesulitan menghadapi tim-tim tersebut. Tinggal bagaimana Vicente del Bosque memasang pemain yang fit untuk dua laga tersebut. La Roja bersiap finis sebagai juara grup.

Prancis: Hasil kurang memuaskan Les Bleus melawan Georgia pekan lalu tentu membuat peluang Prancis sebagai juara grup nyaris mustahil. Prancis kini tinggal menyisakan satu laga melawan Finlandia untuk memastikan diri mendapatkan jalur play-off sebagai salah satu runner-up terbaik.




Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait