thumbnail Halo,

Sengketa perbatasan wilayah antara negara El Salvador dan Honduras turut mencederai ajang sepakbola yang sedang berlangsung ketika itu.


GOALOLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Dunai meneyebutnya Perang Sepakbola, atau juga dikenal dengan nama Perang 100 Jam.

Perang ini melibatkan dua negara, El Salvador dan Honduras, tepat hari ini, 1969 silam. Pemicu terjadinya perang didasari problem ekonomi mengenai isu imgirasi warga El Salvador menuju Honduras.

Kerusuhan antarkedua negara ini secara tidak langsung mengintervensi ranah sepakbola, yang kala itu bertepatan dengan bergulirnya kualifikasi putaran kedua Piala Dunia 1970 zona Amerika Utara.

14 Juli 1969 akan selalu menjadi kenangan buruk di dunia sepakbola ketika anggota militer Salvador meluncurkan serangan pada Honduras.

Organisasi di Amerika Serikat menegosiasikan kedua pihak untuk gencatan senjata pada 18 Juli, namun kesepakatan ini baru berlaku dua hari kemudian. Pada awal Agustus akhirnya tentara Salvador menarik diri dari perang.

PERANG SEPAKBOLA
 

11 tahun berlalu, kedua negera menandatangani perjanjian damai, 30 Oktober 1980, dan menyepakati untuk merampungkan sengketa terkait perbatasan teluk Fonseca dan lima bagian batas negara melalui Mahkamah Internasional.

Pada 1992, Mahkamah memberikan sebagian besar wilayah yang disengketakan ke Honduras, dan pada 1998, Honduras dan El Salvador menandatangani perjanjian perbatasan negara untuk memenuhi ketentuan surat keputusan dari ICJ.

Sejatinya awal tahun 2006 damarkasi belum selesai, namun kedua negara telah menjalin hubungan diplomatik dan perdagangan seperti sedianya.


Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait