thumbnail Halo,

Harapan Asia, Jepang, akan menghadapi juara dunia U-17 tiga kali, Brasil, di babak perempat-final.

Brasil 2-0 Ekuador
Brasil belum sanggup dibendung Ekuador pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia U-17 di Estadio Guadalajara, Rabu (29/6) waktu Meksiko.

Meski Ekuador menerapkan strategi pertahanan, awal pertandingan diwarnai banyak percobaan tendangan jarak jauh dari kedua tim. Brasil membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui percobaan tersebut. Umpan manis Adryan di lini tengah diterima Wallace, yang langsung memberikan bola kepada Ademilson. Dari jarak 25 yard, Ademilson melepaskan tendangan keras yang menghujam pojok gawang Darwin Cuero. Gol tersebut merupakan yang keempat bagi Ademilson sepanjang turnamen.

Ekuador pun lebih berhati-hati supaya tidak kebobolan lagi. Pada kesempatan yang jarang mereka dapatkan, Jose Cevallos melepaskan diri dari kawalan bek Brasil dan melepaskan tembakan menyilang. Beruntung kiper Charles masih mampu mementahkannya.

Ademilson nyaris menambah koleksi golnya di ujung babak pertama, tetapi upayanya meleset dari sasaran. Ekuador bangkit usai turun minum. Peluang diperoleh pemain pengganti Kevin Marcedo, namun sekali lagi Charles terlalu sulit ditundukkan.

Brasil akhirnya menggandakan keunggulan tiga menit sebelum waktu normal berakhir. Tendangan bebas Adryan disambut Leo dengan sundulan untuk menaklukkan Cuero. Juara dunia U-17 tiga kali ini pun melaju ke delapan besar.

Jepang 6-0 Selandia Baru
Jepang melaju mulus ke babak perempat-final Piala Dunia U-17 dengan meluluhlantakkan Selandia Baru enam gol tanpa balas di Estadio Universitario, Monterrey.

Hidike Ichige dan Fumiya Hayakawa sama-sama mencetak dua gol untuk Samurai Muda, sementara dua gol lainnya tercipta melalui bunuh diri bek lawan dan Takumi Minamino.

Jepang tampil meyakinkan dalam pertandingan ini dan butuh 20 menit untuk membukukan gol pembuka. Ichige menggiring bola hampir mendekati garis lapangan dan melepaskan umpan silang yang malah menerobos masuk gawang Scott Basalaj.

Gol tersebut memantik semangat Jepang. Dengan memainkan pola umpan segitiga, Jepang menggandakan keunggulan dua menit berselang lagi-lagi melalui Ichige. Kali ini gol tercipta berkat umpan silang sempurna dari Hayakawa. Seakan tak mau kalah, sepuluh menit berselang Hayakawa memperbesar keunggulan Jepang memanfaatkan bola muntah hasil tendangannya sendiri.

Keadaan kian buruk bagi Selandia Baru. Tiga menit sebelum turun minum, upaya Basalaj mengeblok tendangan Reo Mochizuki malah membuat bola membentur kaki Kip Colvey dan bergulir masuk ke gawang sendiri.

Kiwi terus dalam tekanan usai turun minum. Semangat mereka kian runtuh ketika Jepang menambah keunggulan pada menit ke-56 setelah Minamino, yang berdiri tidak terkawal, menyelesaikan dengan mudah umpan Sei Muroya. Hayakawa menggenapkan kemenangan Jepang sepuluh menit sebelum pertandingan berakhir berkat umpan sempurna Hiroki Akino.

Kerja sama serta kekompakan seperti ini akan dibutuhkan lagi oleh Jepang ketika berhadapan dengan tim favorit Brasil di babak delapan besar, Minggu (3/7) mendatang.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait