thumbnail Halo,

Jerman memetik kemenangan telak kedua pada lanjutan Grup E Piala Dunia U-17, sementara Ekuador menghidupkan peluang.

Burkina Faso 0-3 Jerman
Usai menghantam Ekuador 6-1 pada laga perdana, Jerman kembali memetik kemenangan telak atas Burkina Faso pada lanjutan Grup E Piala Dunia U-17 di Estadio Corregidora, Queretaro, Kamis (23/6) waktu Meksiko.

Hanya butuh empat menit bagi Jerman untuk membuka keunggulan melalui Koray Guenter. Pemain belakang bernomor punggung 4 ini menyundul umpan Samed Yesil yang meneruskan tendangan bebas Emre Can. Gol tersebut merupakan peluang pertama dalam pertandingan.

Menit 26, keunggulan Jerman berganda setelah Yesil dilanggar Romaric Banaba di dalam kotak penalti. Levent Aycicek sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor. Satu menit berselang, Yaya Bamba menerima kartu kuning kedua sehingga harus masuk kamar ganti lebih cepat.

Kiper Seni Ouedraogo pun harus bekerja keras sepanjang laga supaya Burkina Faso tidak kebobolan lebih banyak. Sejumlah peluang yang diperoleh Yesil, Okan Aydin, dan Weiser dapat dipatahkan Ouedraogo.

Sayangnya, kecermelangan saja tidak cukup. Jerman menyempurnakan kemenangan pada menit ke-64 melalui Mitchell Weiser. Menaklukkan dua pemain belakang, Weiser melepaskan tembakan keras yang tak mampu dijangkau Ouedraogo.

Burkina Faso mengakhiri laga dengan sembilan pemain setelah Ben Zerbo menerima kartu merah langsung, tujuh menit sebelum waktu normal berakhir.

Panama 1-2 Ekuador
Ekuador mampu bangkit dari kekalahan telak yang diderita pada laga pertama menghadapi Jerman dengan mengalahkan Panama.

Ekuador tertinggal lebih dahulu pada babak pertama sebelum menemukan momentum untuk membalas serta balik mengungguli Panama usai jeda.

Peluang pertama yang diperoleh Jonny Uchuaris tidak menggambarkan pendekatan gaya bermain Ekuador di awal pertandingan. Mereka tampil berhati-hati dan lebih fokus pada lini pertahanan karena kekalahan bisa menyebabkan peluang lolos ke babak 16 besar sirna.

Sepandai-pandainya Ekuador bertahan, gawang Walter Chavez bobol juga. Menit 33, Jorman Aguilar melepaskan tembakan melengkung dari jarak jauh berhasil menggetarkan jala gawang Chavez. Panama mempertahankan keunggulan satu gol hingga turun minum.

Diwarnai hujan yang mengguyur lapangan, Ekuador bangkit pada babak kedua. Mereka diuntungkan pula oleh kartu merah yang diderita Omar Browne usai mengasari Jose Cevallos. Menit 61, bek kanan Jordan Jaime menyamakan kedudukan melalui sundulan kepala.

Momentum ini dimanfaatkan Ekuador untuk terus menggempur pertahanan Panama. Hasilnya, pada menit ke-82, Cevallos mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan umpan Joel Valencia.

Hasil ini menghidupkan peluang Ekuador untuk melaju ke babak gugur. Pada pertandingan terakhir mereka akan menghadapi Burkina Faso, juara Afrika yang masih memiliki peluang lolos; sedangkan Panama harus menantang tim favorit, Jerman.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait