thumbnail Halo,

PSL berencana menilik ulang penggunaan trompet plastik yang makin terkenal sejak Piala Dunia 2010.


OLEH DEWI AGRENIAWATI


Premier Soccer League (PSL) berencana meninjau kembali penggunaan vuvuzela di stadion menyusul insiden yang terjadi di Moses Mabhida pekan silam.

Manajer Umum PSL Derek Blackensee mengatakan kepada Reuters, mereka belum memutuskan melarang trompet plastik tersebut, tapi akan melakukannya jika vuvuzela dianggap instrumen membahayakan.

"Peraturan kami melarang seluruh senjata berbahaya dari pertandingan. Jika vuvuzela menjadi berbahaya, kami akan meninjau ini," kata Blackensee.

Pekan lalu, wasit Lwandile Mfiki dilempar vuvuzela oleh seorang fan yang protes kartu merah terhadap Reneilwe Letsholonyane pada pertandingan antara Golden Arrows dan Kaizer Chiefs di Moses Mabhida Stadium.

Beberapa hari sebelumnya pelatih Pirates Roger De Sa harus dilarikan ke ruang ganti, setelah sekolompok fans melempar benda termasuk vuvuzela usai hasil imbang 1-1 melawan Ama Zulu.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait