thumbnail Halo,

Mantan bintang Barcelona mengeluarkan pernyataan mengejutkan dan menuding Federasi Sepakbola Kamerun berupaya membunuh dirinya


OLEH   DEFANIE ARIANTI
Bintang internasional Kamerun Samuel Eto'o memberikan pernyataan mengejutkan dalam sebuah wawancara baru-baru ini. Dia menuding pihak Federasi Sepakbola Kamerun mengincar nyawanya sehingga dia harus dikawal 'gendarmes' atau polisi militer.

Hal itu diungkapkan Eto'o dalam wawancara bersama majalah Je Wanda. Striker Anzhi Makhachkala mengklaim, dirinya telah beberapa kali menerima ancaman pembunuhan setiap kali bermain untuk tim nasional negaranya.

"Para petinggi FCF menginginkan nyawa saya, mereka ingin membunuh saya," cetus Eto'o.

"Saya kini dikelilingi polisi militer dan salah satu dari mereka tidur di depan kamar saya. Ini saya lakukan bukan karena sombong, tapi demi keamanan saya."

Lebih lanjut, Eto'o juga menuding para petinggi federasi sebagai orang-orang yang "tidak kompeten dan korup". Dia pun mengaku menerima jersey timnas langsung dari supplier mereka, Puma, alih-alih dari pihak federasi.

"[Federasi] telah menggelapkan uang kami sudah cukup lama. Ada beberapa oknum yang ingin memegang kendali atas uang yang kami hasilkan, demi mendapatkan perjalanan kelas satu, membangun rumah-rumah indah serta membeli mobil bagus di atas keringat kami," kecam Eto'o lagi.

"Hingga saat ini saya tidak mengenakan jersey yang diberikan federasi sebagaimana dilakukan rekan-rekan setim saya agar tidak diracuni."



Ikuti GOAL.com Indonesia di
twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!