thumbnail Halo,

Claude Roy mengklairifkasi berita yang menyebutkan dirinya telah meletakkan jabatan sebagai pelatih timnas Republik Demokratik Kongo.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Beberapa jam setelah muncul berita pengunduran dirinya dari timnas Republik Demokratik Kongo, pelatih Claude Le Roy muncul memberikan penjelasan.

Pelatih asal Prancis yang juga pernah menangani timnas Malaysia itu menuduh ada campur tangan pihak federasi yang ingin mengganggu fokus tim mengikuti Piala Afrika 2013. Le Roy memang telah bersusah payah membangun skuat RD Kongo saat ini hingga lolos ke putaran final Piala Afrika yang akan dimulai akhir pekan ini. Sebelumnya disebutkan surat pengunduran diri Le Roy diterima pengurus federasi RD Kongo yang bertugas sebagai koordinator timnas bernama Theo Binamungu.

"Saya tidak pernah mengumumkan untuk mengundurkan diri, tapi saya sangat kesal semua kerja keras kami terus diganggu," keluh sang pelatih kepada RFI.

"Persiapan seperti ini sungguh merusak, disertai minimnya respek. Mereka membicarakan para pemain seolah-olah mereka masih bocah padahal mereka sudah dewasa."

"Mereka bertarung di sini [di Afrika Selatan] meski bakal memakan biaya. Mereka yang bermain di klub besar bersedia tidak menerima bonus dan berisiko kehilangan posisi dalam tim."

"Mereka berlaga di ajang ini karena mereka bangga mengenakan seragam timnas dan kami tidak membahas bonus yang bernilai ratusan ribu euro per pemain."

Masalah pembayaran bonus menjadi salah satu topik yang diperdebatkan antara pemain dan pengurus federasi RD Kongo. Tim berjuluk Si Macan Tutul itu sendiri akan menghadapi Ghana pada laga perdana mereka di Grup B, Minggu (20/1) esok.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!


Terkait