thumbnail Halo,

Kaca gedung dan mobil karyawan dirusak ratusan orang yang diklaim sebagai kelompok Ultras di Mesir.

GOAL.com Indonesia   OLEH
MT RIZKY

Kisruh sepakbola di Mesir masih belum berakhir. Sekitar 300 fans dilaporkan telah menyerang markas besar dari Asosiasi Sepakbola Mesir di Kairo pada Rabu waktu setempat.

Mereka menyampaikan protes agar para pelaku kerusuhan tragedi berdarah pada Februari silam diadili. Aksi protes ini dilakukan menyusul adanya keputusan dari asosiasi yang ingin melanjutkan pertandingan liga pada bulan depan.

Seperti diketahui sebelumnya pada 1 Februari silam sebanyak 74 penonton dilaporkan tewas usai pertandingan antara Al-Masry dan Al-Ahly. Sebagian besar korban tewas adalah pendukung klub Al-Ahly.
Buntut dari kerusuhan tersebut pihak asosiasi menghentikan pertandingan liga.

Namun belum lama ini telah diputuskan kompetisi liga akan kembali dilanjutkan. Sayangnya hingga kini belum ada keputusan apakah fans pembuat rusuh itu akan tetap diizinkan atau tidak untuk menyaksikan pertandingan.

Penyerangan ke markas asosiasi ini diklaim dilakukan oleh kelompok fans yang dinamakan Ultras. Mereka menyerbu dengan menembakkan merecon ke arah bangunan serta merusak sejumlah mobil milik karyawan.

Fawzi Ghanem, salah satu saksi mata yang bekerja di asosiasi, mengatakan dirinya telah melihat sekelompok Ultras muda memecahkan kaca serta mencuri sejumlah trofi yang ada di lantai dasar. Sejauh ini tak diketahui berapa banyak trofi yang dibawa kabur.

Ghanem juga menyatakan jumlah fans itu jauh lebih banyak dibandingkan dengan petugas keamanan. Padahal beberapa hari sebelum menyerbu markas asosiasi mereka sudah mengingatkan akan mendatangi markas jika liga tetap dilanjutkan.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Android Apple
Blackberry Windows