advertisement
Zaki Tak Mau Main Bareng Pemain Aljazair
Dendam ternyata bisa menjadi salah satu alasan di balik keputusan seorang pemain profesional.
Oleh Agung Harsya
Atmosfir persaingan antara Mesir dengan Aljazair pada kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Afrika ikut mempengaruhi keputusan Amr Zaki.
Striker internasional Mesir itu menyatakan, takkan bergabung dengan Portsmouth di Liga Primer Inggris karena di sana ada bek Aljazair, Nadir Belhadj.
Padahal, pemilik baru Pompey, Sulaiman al-Fahim, tertarik menjadikan Zaki sebagai salah satu pemain incaran pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Namun, dalam laman pribadinya, Zaki menolak pindah ke Portsmouth, karena selain ada pemain Aljazair, juga ada beberapa pemain Israel di Fratton Park.
"Aku pernah menolak tawaran mereka dan sekarang bergabung dengan Portsmouth tak lagi jadi bahan pertimbanganku," tukasnya.
"Setelah Portsmouth mendatangkan pemain Israel dan juga merekrut direktur sepakbola dari Israel (Avram Grant), transfer takkan terwujud."
"Lebih dari itu, tak mungkin aku bermain di Portsmouth dengan seorang Aljazair dalam tim mereka."
Hubungan dua negara tetangga di kawasan Afrika Utara itu menghangat setelah Mesir disingkirkan Aljazair dalam perebutan tiket ke Piala Dunia tahun depan.
Fans kedua tim terlibat baku hantam pada laga play-off di Sudan. Kekisruhan kian kusut karena Presiden Mesir, Hosni Mubarak, ikut membahas hasil pertandingan.

Atmosfir persaingan antara Mesir dengan Aljazair pada kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Afrika ikut mempengaruhi keputusan Amr Zaki.
Striker internasional Mesir itu menyatakan, takkan bergabung dengan Portsmouth di Liga Primer Inggris karena di sana ada bek Aljazair, Nadir Belhadj.
Padahal, pemilik baru Pompey, Sulaiman al-Fahim, tertarik menjadikan Zaki sebagai salah satu pemain incaran pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Namun, dalam laman pribadinya, Zaki menolak pindah ke Portsmouth, karena selain ada pemain Aljazair, juga ada beberapa pemain Israel di Fratton Park.
"Aku pernah menolak tawaran mereka dan sekarang bergabung dengan Portsmouth tak lagi jadi bahan pertimbanganku," tukasnya.
"Setelah Portsmouth mendatangkan pemain Israel dan juga merekrut direktur sepakbola dari Israel (Avram Grant), transfer takkan terwujud."
"Lebih dari itu, tak mungkin aku bermain di Portsmouth dengan seorang Aljazair dalam tim mereka."
Hubungan dua negara tetangga di kawasan Afrika Utara itu menghangat setelah Mesir disingkirkan Aljazair dalam perebutan tiket ke Piala Dunia tahun depan.
Fans kedua tim terlibat baku hantam pada laga play-off di Sudan. Kekisruhan kian kusut karena Presiden Mesir, Hosni Mubarak, ikut membahas hasil pertandingan.
Ikuti GOAL.com Indonesia di Twitter.
Terima kasih atas tanggapan Anda! Komentar tidak akan langsung tampil karena harus disaring moderator terlebih dulu.
Mohon tulis nama Anda!
Mohon tulis lokasi Anda!
Mohon tulis komentar Anda!
20 Tanggapan Anda
Iklan
Jelajahi GOAL.com
/* empty because this one does not have controls */?>
-
KARTUN: Bukalah Hatimu, Roberto Mancini?
Carlos Tevez siap kembali ke Manchester City dengan harapan Roberto Mancini bersedia membukakan hati untuknya lagi.
-
FOKUS: Keuangan & Distribusi Keuntungan Liga Champions
Selain membidik status sebagai penguasa Eropa, mustahil dibantah bahwa daya tarik lain dari kancah Liga Champions bagi para partisipan adalah hadiah uangnya yang amat menggiurkan.
-
DEBAT: Prediksi GOAL.com - Siapa Yang Bisa Menyaingi Barcelona & Real Madrid Di Liga Champions Musim Ini?
Tim editor GOAL.com dan pengamat sepakbola dunia memberikan pandangan mereka mengenai kandidat juara Liga Champions musim ini.
-
DEBAT: Lima Alasan Juventus Akan Juara Serie A & Coppa Italia 2011/12
Berikut adalah lima alasan yang membuat Juventus layak dijadikan favorit peraih gelar juara Serie A & Coppa Italia 2011/12.
-
KARTUN: Juara Piala Afrika 2012 & Dedikasi Skuad Zambia 1993
Zambia menjadi juara Piala Afrika 2012 dan mendedikasikan gelar mereka untuk kawan-kawan mereka di surga.
Iklan
Iklan