thumbnail Halo,

Kali ini wakil Indonesia absen di susunan tim terbaik Asia untuk periode Juli 2013.

Redaksi Goal Asia telah menghimpun suara dan memilih susunan tim terbaik yang terdiri dari para pemain yang tampil cemerlang baik di klub maupun timnas masing-masing sepanjang bulan lalu.

Sama seperti periode Juni, susunan tim terbaik Asia untuk Juli menggunakan formasi 3-5-2. Tim didominasi para pemain yang berkiprah di Kejuaraan Asia Timur akhir bulan lalu. Empat pemain Jepang mendominasi formasi, sedangkan Cina dan Korea Selatan sama-sama mengirimkan dua wakilnya. Di kawasan Asia Tenggara, Malaysia dan Vietnam mengirimkan seorang wakilnya sedangkan Indonesia belum masuk nominasi.

Inilah susunan selengkapnya:

Susunan Tim Terbaik Asia Juli 2013



Kiper - Shusaku Nishikawa
Sanfrecce Hiroshima, Jepang


Tampil baik untuk klub maupun negaranya pada Juli. Dia membawa Sanfrecce lima kali tak terkalahkan dan begitu juga saat dua kali membela timnas Jepang. Tiga dari lima kemenangan yang diraihnya di J-League dilakukan dengan clean sheet dan Nishikawa tampil tenang ketika Jepang membekuk Korea Selatan 2-1 di Seoul.


Bek Kanan - Zhang Linpeng
Guangzhou Evergrande, Cina


Salah satu pemain belakang terbaik Asia. Pemain 24 tahun ini membantu Guangzhou tetap tak terkalahkan di Liga Super Cina. Rekor yang sama diukirnya ketika tiga kali membela timnas Cina di Kejuaraan Asia Timur.


Bek Tengah - Aidil Zafuan
Johor Darul Takzim, Malaysia


Salah satu pilar kokoh pertahanan tim Harimau Malaya. Mampu menjaga gawang Malaysia tidak kebobolan dalam uji coba melawan Chonburi FC dan kemudian mempersulit Chelsea. Pada pertandingan yang disebut terakhir, Zafuan terlihat tak gentar berhadapan dengan Demba Ba dan Romelu Lukaku.


Bek Kiri - Kunihiro Yamashita
Tampines Rovers, Jepang


Tampil impresif dengan melesakkan dua gol dalam tiga pertandingan sepanjang Juli. Kehadirannya dibutuhkan Tampines dalam situasi bola mati dan terbukti dia memberikan gol di menit-menit genting sehingga timnya terus bercokol di pucuk klasemen S-League.



Gelandang Kanan - Sun Ke
Jiangsu Sianty, Cina


Meski Jiangsu tampil terseok-seok di kancah domestik, Sun Ke tetap bersinar. Sayap konservatif ini menyita perhatian ketika menjadi penentu kemenangan timnas Cina atas Australia di Kejuaraan Asia Timur. Berkat penampilan itulah nama pemain 23 tahun ini sekarang mulai diperhitungkan publik setempat.



Gelandang Tengah -  Ha Dae-sung
FC Seoul, Korea Selatan

Kesempatan langka memperkuat timnas Korea Selatan dimanfaatkan benar oleh Dae-sung di Kejuaraan Asia Timur lalu. Penampilannya disamakan seperti Xavi Hernandez sehingga melahirkan julukan "Havi". Berkat kegemilangan itu kini Dae-sung menjadi pesaing serius Ki Sung-yueng di posisi gelandang.


Gelandang Tengah - Yun Il-lok
FC Seoul, Korea Selatan


Tampil mendominasi lini tengah Korea Selatan sepanjang Kejuaraan Asia Timur, Il-lok melesakkan gol balasan ke gawang Jepang dengan tendangan keras dari jarak 25 meter. Tidak akan heran jika ada klub Eropa yang kemudian tertarik mendapatkannya.


Gelandang Tengah - Hotaru Yamaguchi
Cerezo Osaka, Jepang


Eks anggota skuat Olimpiade ini bersinar di Kejuaraan Asia Timur sehingga Jepan tak perlu khawatir lagi mencari pengganti Yasuhito Endo yang mulai menua. Penampilan Yamaguchi bak batu karang di lini tengah tim Samurai Biru. Pantas rasanya dia memperoleh gelar sebagai pemain terbaik Kejuaraan Asia Timur.



Gelandang Kiri - Yoichiro Kakitani
Cerezo Osaka, Jepang


Selain Yamaguchi, Kakitani merupakan pemain lain yang mewakili generasi emas Cerezo Osaka. Dua kali tampil di Kejuaraan Asia Timur, Kakitani melesakkan tiga gol, salah satunya menaklukkan Korea Selatan di hadapan pendukung sendiri. Penampilan Kakitani di kancah domestik tak kalah impresif dengan melesakkan total sepuluh gol hingga saat ini.


Penyerang Tengah - Mitchell Duke
Central Coast Mariners, Australia


Duke memulai kiprah di timnas Australia saat Kejuaraan Asia Timur berlangsung. Debut diukir di pertandingan melawan Korea Selatan dan dia selalu tampil dalam tiga pertandingan turnamen. Penampilannya sudah cukup bagi pelatih Holgier Osieck untuk menilai kapasitas pemain 22 tahun ini dalam mengisi kebutuhan lini depan Socceroos di masa datang.



Penyerang Tengah - Nguyen Quang Hai
XM Vicem Hai Phong, Vietnam


Hai Phong hanya mampu mengumpulkan tiga poin dalam tiga laga terakhir, tetapi dalam rentetan pertandingan itu Quang Hai sukses mengemas empat gol. Dua golnya ke gawang DT Long An menyelamatkan satu poin bagi Hai Phong, sedangkan dua gol ke gawang Dong Nai mengakhiri rentetan tanpa kemenangan timnya dalam tujuh pertandingan beruntun.


Pelatih - Salim Moin
Woodlands Wellington


Eks pemain timnas Singapura ini mampu membuat Woodlands sebagai tim yang sulit dikalahkan. Sepanjang Juli, klub S-League itu meraih rekor seratus persen kemenangan dalam tiga pertandingan dan mendekam di empat besar klasemen. Kini target tiga besar di awal musim tampaknya mulai realistis diwujudkan Salim dan Woodlands.




Sepakbola Indonesia - Garuda Di Dadaku >> Halaman Khusus Sepakbola Indonesia
>> Berita Sepakbola Indonesia Lainnya
>> Semua Klub ISL & Panduan 2013
>> Semua Berita Indonesia Super League
>> Klasemen Indonesia Super League
>> Jadwal & Hasil Indonesia Super League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Divisi Utama
>> Semua Berita Indonesian Premier League
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Indonesian Premier League

Terkait