thumbnail Halo,

Buriram United dan Muangthong United berhasil menahan imbang Vegalta Sendai dan Jeonbuk Motors.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter

Vegalta Sendai
1  1 Buriram United


Buriram United mampu mencuri poin saat bertandang ke markas Vegalta Sendai pada laga perdana Grup E Liga Champions Asia, Selasa (26/2) sore waktu setempat.

Bermain di cuaca dingin yang mencekam stadion Sendai, Buriram mengimbangi permainan tuan rumah dengan penampilan berani. Awalnya kedua tim kesulitan menemukan ritme pertandingan, tetapi Vegalta mampu meraih peluang melalui dua penyerang, Yuki Muto dan Shingo Akamine.

Gol pembuka keunggulan tercipta pada menit ke-52 setelah bek kiri Buriram Osmar melakukan handball di kotak penalti. Hadiah penalti tidak disia-siakan kapten Ryang Yong-gi untuk membawa tuan rumah unggul lebih dahulu. Buriram tidak putus asa dan menaikkan tekanan dengan memainkan bola-bola pendek. Hasilnya, Osmar membayar kesalahan dengan muncul di tiang dekat untuk menyambut umpan tendangan penjuru Theerathon Bunmathan pada menit ke-76 guna menyamakan kedudukan.

Vegalta coba melancarkan tekanan sepanjang sisa pertandingan, tetapi mereka harus puas dengan hasil imbang.


FC Seoul
5  1 Jiangsu Sainty


Jiangsu Sainty mengawali debut penampilan di Liga Champions Asia dengan kekalahan telak di markas FC Seoul.

Dejan Damjanovic langsung membawa tuan rumah unggul pada menit kesembilan disusul dua gol Yun Il-lok sebelum babak pertama berakhir. Kegagalan Sainty memanfaatkan peluang melalui bola-bola mati menambah kesulitan yang mereka hadapi sepanjang pertandingan. Wakil Cina itu terus tertekan ketika babak kedua dimulai.

Damjanovic menambah lagi gol untuk Seoul pada menit ke-60 sebelum Hamdi Salihi membalas satu gol untuk tim tamu saat pertandingan tersisa sepuluh menit. Seoul melengkapi kemenangan melalui gol Mauricio Molina di pengujung laga. Berkat kemenangan besar ini, Seoul tampil memimpin klasemen Grup E di atas Buriram dan Vegalta.


Guangzhou Evergrande
3  0 Urawa Reds


Urawa Reds harus mengakui keunggulan tuan rumah Guangzhou Evergrande dengan tiga gol tanpa balas di stadion Tianhe.

Trio pemain asing tuan rumah mengamuk pada pertandingan ini. Penampilan Lucas Barrios, Muriqui, dan ditunjang Dario Conca seakan tak bisa dibendung tiga bek sentral Reds, Mitsuru Nagata, Tomoaki Makino, dan Ryota Moriwaki. Menit 16, Barrios membuka keunggulan setelah memanfaatkan umpan dan keterampilan teknik Muriqui. Reds kian tak berdaya ketika Muriqui sendiri yang menggandakan keunggulan pada menit ke-66 setelah bertukar umpan dengan Rong Hao.

Seakan melengkapi ketidakberdayaan, gelandang Reds Keita Suzuki menyarangkan gol bunuh diri saat memasuki tambahan waktu di babak kedua. Kemenangan telak ini menjadi awal yang baik bagi Evergrande.


Muangthong United
2  2 Jeonbuk Motors


Di stadion Thunderdome, Nonthaburi, Muangthong United dua kali tertinggal dan dua kali pula membalas kedudukan saat menjamu Jeonbuk Motors.

Kecerobohan Panupong Wongsa melanggar Seo Sang-min pada menit kelima berbuah hadiah penalti untuk Jeonbuk. Kapten sekaligus striker kawakan Lee Dong-gook sukses menjalankan tugas sebagai algojo. Setelah Teerasil Dangda menyia-nyiakan peluang terbuka melalui sepakan kaki kiri yang melayang ke atas mistar, Muangthong berhasil membalas, juga melalui titik putih. Dangda dijatuhkan Lee Gyu-ro dan Mario Djurovski mampu mengecoh kiper Choi Eun-seong.

Jeonbuk kembali unggul ketika Kevin Oris melesakkan gol debutnya melalui sundulan kepala pada menit ke-77. Gol ini rupanya melecut semangat para pemain Muangthong untuk segera membalas. Hasilnya, menit 89, tekanan yang dilancarkan tuan rumah memaksa Jung Hyuk membelokkan bola tendangan penjuru ke dalam gawang sendiri.


GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait