thumbnail Halo,

Prak Sovannara bertekad melakukan yang terbaik untuk mengembangkan sepakbola Kamboja.


OLEH CHAMROUEN UNG     PENYUSUN DEWI AGRENIAWATI

Federasi Sepakbola Kamboja (FFC) akhirnya menunjuk pelatih Naga Corp Prak Sovannara untuk kedua kalianya, Kamis (13/12), setelah mereka memutuskan berpartisipasi di kualifikasi ACF Challenge Cup 2014.

Dua bulan sebelumnya, FFC mengumumkan mundur dari turnamen regional dengan alasan masalah finansial dan persaingan. Namun, berdasarkan undian yang dilakukan di AFC House, Selasa (11/12), Kamboja berada di Grup E bersama tuan rumah Filipna, Turkmenistan dan Brunei Darussalam dan akan memulai pertandingan mulai 2-6 Maret 2013.

Prak Sovannara sebelumnya memimpin timnas Kamboja pada Juli 2008 hingga Mei 2009, dan merupakan salah satu pelatih kenamaan di negara tersebut. Dia orang pertama yang resmi mendapatkan lisensi kepelatihan "A" dari Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Dia menggantikan bekas rekan setimnya, Hok Sochetra, yang mengundurkan diri Oktober silam setelah empat bulan memimpin Kamboja yang finis sebagai juru kunci di kualifikasi AFF Suzuki Cup 2012.

Di periode pertama bersama timnas, pada 2008, Savonnara sempat membawa pasukannya untuk kali pertama ke babak final AFF Suzuki Cup. Namun, dia akhirnya mundur dan membesut Preah Khan Reach yang menyabet medali perunggu di Hun Sen Cup 2009.

Pelatih 40 tahun itu akhirnya bergabung dengan Naga Corp di awal 2010. Di bawah asuhan Sovannara, Naga finis sebagai runner-up Liga Kamboja dalam dua tahun terakhir dan menjadi pelatih terbaik tahun lalu. Di Hun Sen Cup, Naga menyabet posisi ketiga dan kedua masing-masing di tahun 2011 dan 2012.

Di saat bersamaan, Khiev Phearith, dinobatkan sebagai manajer timnas baru menggantikan Vann Ly. Untuk staf pelatih, sejumlah nama berpengalaman seperti Ieng Saknida, Meas Channa dan pelatih kiper Prak Vanny ditunjuk sebagai asisten Sovannara.

"Saya sangat senang kembali ke timnas. Ini akan menjadi tantangan besar bagi saya. Ini akan menjadi atmosfer bagus bekerja dengan semua asisten yang memiliki pikiran sama seperti saya," ujarnya.

"Saya akan mencoba yang terbaik untuk sepakbola Kamboja. Mulai sekarang, saya punya tiga bulan untuk mempersiapkan tim. Turkmenistan akan menjadi lawan berat bagi kami baik secara teknik dan fisik karena mereka mantan Soviet. Dan ini memiliki sukses sebelumnya."

"Filipina juga rival sulit menyusul penampilan bagus mereka belakangan ini di kompetisi regional," lanjut Savonnara.

Sovannara menjadwalkan pertemuan pertama dengan staf pelatih akhir tahun ini. Sebanyak 30 pemain akan dipanggil untuk masuk dalam skuatnya.

"Saya juga akan mengecek pemain Kamboja di luar negeri, jika mereka ingin gabung ke timnas, kami akan menguji mereka. Kami membuka masa depan lebih baik untuk sepakbola Kamboja," tuntasnya.

Sementara itu asisten pelatih Lim Noun naik pangkat menjadi arsitek Naga Corp menyusul pengunduran diri Sovannara.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait