thumbnail Halo,

Seiring berakhirnya sejumlah liga dengan dramatis, dan lainnya baru memulai, tim editorial GOAL.com dari seluruh benua memberikan Anda tim terbaik Asia Oktober.

GOAL.com Indonesia   OLEH
DONNY AFRONI

Goal.com telah menampilkan pemain dan tim terbaik Asia setiap bulannya, dan memberikan Anda, para pembaca, kesempatan untuk mengekspresikan pendapat Anda. Tim kami di seluruh dunia telah memberikan kontribusinya, dan kami mampu mengumpulkan skuat satu pemain Asia terbaik sepanjang Oktober dalam formasi 3-4-3.

Namun, untuk menegaskan siapa pemain terbaik Asia bulan ini, kami meminta Anda, pembaca setia kami, untuk bergabung dalam polling dan memberikan suara.

Terbaik Asia untuk Oktober

Formasi: 3-4-3


Kiper - Eiji Kawashima

Standard Liege


Kiper asal Jepang ini akhirnya bisa menyesuaikan diri dengan klub barunya. Kemenangan 2-0 atas Genk pada 31 Oktober itu menjadi yang kedua pada musim ini. Tapi tiga kemenangan Kawashima bagi klubnya itu tidak sebanding dengan kesuksesan memperkuat negaranya ketika mengalahkan Prancis 1-0. Itu mengakhiri catatan buruk Samurai Biru bila berhadapa dengan Les Bleus. Kekalahan 4-0 dari Brasil di laga berikut tidak memperlihatkan refleksi keaglian Kawashima, mengingat indikasi kesenjangan kekuatan antara Jepang dan beberapa negara top sepakbola.



Bek - Piyaphon Buntao

Muangthong United


Pada satu titik hanya dianggap sebagai gelandang rata-rata, Buntao dipaksa bermain di luar posisinya setelah kedatangan Slavisa Jokanovic. Tapi di sektor kanan, dia justru berkembang, menjaga kekokohan tembok Muangthong sepanjang musim. Piyaphon menjadi starter di enam pertandingan timnya pada bulan Oktober. Performanya ketika meraih kemenangan 8-1 atas BBCU FC, termasuk assist kepada Teerasil Dangda, mendapat pujian dari media lokal sebagai salah satu yang terbaik.


Bek - Dino Djulbic

Guizhou Renhe


Pemain berusia 28 tahun ini menjalani bulan yang membuat para striker lawan harus melupakan impian membobol gawang Guizhou Renhe. Mantan pemain Goald Coast United dan Perth Glory ini mencetak gol di tiga pertandingan, yang membuat Guizhou mengumpulkan lima poin untuk menjaga harapan ke Liga Champions Asia terbuka. Djublic tampil konsisten bagi klub China Super League (CSL), mencetak lima gol dari 28 laga.


Bek - Yuto Nagatomo

FC Internazionale


Nagatomo mengawali bulan dengan buruk ketika mendapat kartu merah saat laga derby antara Inter dan AC Milan. Namun lima hari kemudian memperbaikinya bersama Jepang ketika secara mengejutkan mengalahkan Prancis 1-0. Kendati absen di laga berikutnya bersama klub akibat kartu merah, Nagatomo tetap menjadi bagian dari hasil tidak terkalahkan Inter sepanjang Oktober, dan dikabarkan telah mendapat perpanjangan kontrak hingga 2016.



Sayap Kanan - Kyi Lin

Myanmar


Pemain muda berusia 20 tahun ini mempunyai peranan besar dalam membantu Myanmar di kualifikasi AFF Suzuki Cup untuk merebut tiket ke putaran final. Di kualifikasi yang berlangsung di negaranya, ia mencetak tiga gol, serta memperlihatkan permainan flamboyan. Tidak menutup kemungkinan bagi Lin untuk berkirah di liga lebih menantang di luar negaranya bila ia mampu memperlihatkan performa bagus di putaran final.


Gelandang - Javad Nekounam

Esteghlal


Nekounam telah mencetak ssejumlah gol penting bagi negaranya dalam beberapa tahun terakhir, dan membantu tim Melli meraih kemenangan tipis 1-0 atas Korea Selatan di Teheran. Kemenangan menempatkan Iran di posisi pertama Grup A kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, sehingga memperbesar harapan lolos ke Brasil. Gelandang berusia 32 tahun ini telah menunjukkan performa luar biasa sejak bergabung dengan Esteghlal, yang kini memuncaki klasemen sementara liga Iran.


Gelandang - Badri Radhzi

Kelantan


Kapten Kelantan ini telah memberikan treble bagi klubnya di musim 2011/12, yakni menjuarai Malaysia Super League, Piala Liga Malaysia dan Piala Malaysia. Gelandang bertahan yang tak pernah lelah, dan mempunyai akurasi umpan yang bagus. Kemampuan ini ditunjukkan ketika mengkreasi terjadinya tiga gol untuk mengalahkan ATM 3-2 di final Piala Malaysia. Dia mengendalikan lini tengah dengan permainannya. Satu-satunya yang hilang dari pemain berusia 30 tahun ini adalah tampil bersama tim nasional.


Sayap Kiri - Son Heung-Min

Hamburg


Son bukan hanya menjadi talenta berbakat di Korea Selatan, melainkan juga di Jerman ketika ia mulai dipercaya masuk ke dalam tim inti. Sepanjang Oktober, ia mencetak gol kemenangan melawan Furth dan Augsburg, membuat dirinya mencetak lima gol di musim ini. Hamburg dikabarkan ingin memperbaharui kontrak Son, namun Liverpool dan FC Internazionale disebut-sebut menaruh minat terhadap pemain berusia 20 tahun tersebut.



Striker - Teerasil Dangda

Muangthong United


Muangthong United mencatatkan sejarah dengan menjadi juara Thailand Premier League (TPL) ketiga kalinya berturut-turut sejak promosi empat tahun lalu, memecahkan rekor mencetak 78 gol, dan tidak terkalahkan sepanjang musim. Performa mengesankan Muangthong ini tidak lepas dari ketajaman Teerasil Dangda. Lesakkan 24 gol bagi Muangthong, tujuh diantaranya pada Oktober, membuat rekor baru. Penyerang yang pernah mendapatkan gelar pemain terbaik Thailand ini bakal mencoba peruntungan di Eropa usai AFF Suzuki Cup 2012.


Striker - Lee Keun-Ho

Ulsan Hyundai


Ujung tombak veteran ini mencetak gol di dua leg semi-final Liga Champions Asia melawan Bunyodkor untuk membantu Ulsan Hyundai meraih final pertama dalam sejarah mereka. Dalam laga tandang, Lee terlibat dalam tiga gol timnya, termasuk assist untuk terciptanya gol penyeimbang, melepaskan sepak pojok yang berujung gol, serta menorehkan namanya di gol ketiga. Mantan pemain Gamba Osaka ini juga mencetak gol di kandang untuk memastikan Ulsan ke final.




Striker - Amjad Radhi

Arbil


Radhi merupakan kekuatan utama di balik kesuksesan Arbil di semi-final Piala AFC melawan Chonburi, mencetak empat gol atas namanya sendiri, dan menciptakan beberapa assists. Pemain berusia 22 tahun ini merupakan pencetak gol terbanyak di liga Irak pada 2009/10 dengan torehan 33 gol, dan diharapkan masuk ke dalam skuat tim nasional untuk membantu negaranya lolos ke putaran final Piala Dunia 2014 di Brasil.


Pelatih – Richard Bok

Singapore Armed Forces FC


Di saat tim besutannya tidak memiliki materi bagus pada musim ini dibandingkan era kejayaan mereka di pertengahan 2000-an, Bok mengumumkan ia akan meninggalkan jabatannya sebagai pelatih yang telah dibelanya selama 17 tahun, dan manajemen Warriors akan memberikan pesta perpisahan yang layak bagi pelatih mereka itu. Sepanjang Oktober, Bok membawa Warriors meraih hasil bagus, mengalahkan Gombak United di semi-final Piala Singapura, sebelum melengkapinya dengan gelar juara dengan mengalahkan Tampine Rovers, walau sempat tertinggal lebih dulu.

CADANGAN

Kiper Bek
Bek Gelandang

Sinthaweechai
(Chonburi FC)

Kim Young-Gwon
(Guangzhou Evergrande)

Jalal Hosseini
(Persepolis)

Ji Xiang
(Jiangsu Sainty)
Gelandang Striker Striker

Keisuke Honda

(CSKA Moskwa)

Richard Porta
(Dubai)

Nurshahrul Idlan Talaha
(Kelantan)



Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Tendangan Bebas

Menurut Anda, siapa pemain terbaik Asia pada Oktober 2012?

Terkait