thumbnail Halo,

Australia kandaskan impian Timor Leste, dan Singapura menang mudah atas Makau.

Australia dan Singapura berpesta pada lanjutan kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 di Pekanbaru, Kamis (12/7). Keduanya sama-sama membungkam lawan dengan skor telak tiga gol tanpa balas. Australia sukses menghempaskan impian Timor Leste, sementara Singapura menang mudah dengan tim lemah Makau.

Bermain di Stadion Utama Riau, Australia yang sebelumnya ditahan imbang tanpa gol oleh Singapura, sempat kewalahan meladani permainan anak-anak Timor Leste. Panasnya cuaca di Pekanbaru membuat pasukkan Kanguru ini seperti tidak bertenaga di babak pertama. Berkali-kali serangan yang dilakukan namun kandas sebelum memasuki barisan pertahanan lawan.

Singapura baru bisa menemukan bentuk permainannya ketika pertandingan memasuki menit ke-20. Bahkan pada menit ke-39, Australia berhasil unggul lewat gol Luke Anthony yang berhasil memanfaatkan umpan manis Benjamin. Satu menit menjelang turun Australi nyaris mengandakan kedudukan, namun tendangan Gallifuoco masih melebar.

Australia kembali menguasai pertandingan. Walaupun memiliki postur lebih tinggi, namun negera Kangguru ini tetap menggunakan bola-bola pendek untuk mengacaukan pertahanan Timor Leste. Memasuki menit ke-55, Timor Leste mencoba untuk bangkit. Beberapa serangan coba dibangun. Lagi-lagi, perbedaan postur yang mencolok membuat Diogo cs hanya bisa mengenyam sampai pertahanan Australia.

Australia terus berusaha menambah keunggulan. Terbukti menit ke-84, Paol Okon menarik pemain belakangnya, Gallifuoco dan digantikan pemain tengah, Mitch Cooper. Upayanya tak sia-sia, Barker-Daish yang memang tampil apik berhasil menyarungkan bola ke jala Ramos pada menit ke-87.

Kurangnya penjagaan, memberikan kemudahan bagi Fitzgerald meluncurkan umpan jauh ke depan dan berhasil dikonversikan Barker-Daish menjadi gol penutup laga. Kedudukan 3-0 untuk kemenangan Australia bertahan hingga pluit panjang dibunyikan.

Pelatih timnas Australia U-22 Paol Okon sangat menyambut baik hasil ini. Ia mengakui, kemenangan ini adalah penentu untuk lolos dalam Grup E ini. "Ini grup yang terberat. Walau menjadi andalan, tetapi kami melewati semuanya cukup sulit," jelas Paol saat jumpa pers usai laga.

Paol mengakui timnya masih terkendala dengan cuaca yang panas. "Cukup melelahkan bagi tim. Tetapi hasil positif telah kita dapat. Sekarang fokus menatap laga berikutnya," sambung Paol.

Sementara dari kubu Timor Leste, Norio Tsukitate mengakui Australia adalah tim hebat yang pantas juara grup. Selain itu, kelemahan lini pertahanan juga dirasakan Norio. "Hampir semua gol tercipta dari kurang apiknya lini pertahanan," papar Norio.

Ditambahkannya, serangan balik yang diciptakan Australia juga cukup membuat timnya ketar-ketir untuk kembali leading. "Ini memang kelemahan, tetapi dari sinilah evaluasi akan didapat," sambungnya singkat.

Sementara itu, Singapura yang bertanding di Stadion Kaharuddin Nasution, juga menuai hasil sempurna dengan membantai tim lemah Makau. Tiga gol kemenangan tim Negeri Singa ini diciptakan Muhammmad Fariz dan dua gol dari Al-Qaasim.

Tambahan tiga poin ini menjadi ancaman bagi pesaingnya, terutama Indonesia yang akan menjadi lawan Singapura di partai terakhir, Minggu (15/7). Sebab, persaingan untuk merebut tiket lolos semakin panas. Jika Singapura menang besar atas Indonesia dan Australia kalah dengan skor telak atas Jepang di laga terakhir, satu tiket bakal menjadi pasukkan Mike Wong. (gk-22)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait