thumbnail Halo,

Firman yakin timnas akan mampu kembali meraih kemenangan saat lawan Laos.

Gelandang serang timnas Indonesia Firman Utina menyebut Laos yang menjadi lawan tanding pada pertandingan kedua Piala AFF di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (4/12), tidak bisa dianggap remeh.

Setelah menonton rekaman video pertandingan Laos melawan Thailand pada babak penyisihan Grup A Piala AFF di Jakarta, Rabu (1/12), yang berakhir skor imbang 2-2, Firman berpendapat tim lawan sangat layak diperhitungkan.

"Mereka bukanlah Laos yang dulu lagi. Kita harus berhati-hati saat menghadapi mereka," ujar Firman.
 
Pemain Sriwijaya Football Club ini menuturkan, meski Laos yang diperkuat oleh pemain muda, tapi terbukti dapat menyulitkan Thailand yang notabene juara tiga kali Piala AFF.

"Tim ini sudah berubah sejak beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Laos tidak akan pernah diperhitungkan karena senantiasa terdepak di babak kwalifikasi ajang apapun, SEA Games dan Piala AFF. Tapi, saat ini Laos telah menjelma sebagai tim kuda hitam yang dapat mengancam tim manapun," kata dia.

"Tentunya, Indonesia tidak mau nantinya tersandung oleh Laos. Kita harus belajar dari kekalahan Tim U-23 di SEA Games yang dikalahkan Laos dengan skor 2-1 pada tahun 2009 lalu," ujar dia.
 
Sehingga, dia melanjutkan, tak ada cara lain selain tidak memandang remeh tim itu.

"Kondisi tim saat ini sangat baik, dan benar-benar fokus untuk memetik kemenangan dari Laos. Rield (pelatih timnas) selalu mewanti-wanti kepada kami untuk waspada karena tim ini sudah banyak mengalami perubahan setelah sempat dilatihnya pada tahun 2009-2010 lalu," kata dia.    

Akan tetapi, dia menambahkan, dengan bermodal positif karena berhasil memukul telak Malaysia dengan skor 5-1 pada pertandingan pembuka Piala AFF, timnas dapat menjadikan Laos sebagai sasaran tembak berikutnya.

"Kemenangan dari Malaysia membuat motivasi dan kepercayaan diri tim berlipat. Saya berharap hal ini senantiasa menyertai kami sehingga harapan seluruh rakyat Indonesia agar timnas juara Piala AFF dapat terwujud. Kami mohon doanya," kata dia.(gk-23)

Terkait