thumbnail Halo,

Luxemburgo menyebut aksi menyelam yang dilakukan para pemain adalah strategi dalam sepakbola.


GOALOLEH   SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Pelatih Fluminense Vanerlei Luxemburgo menyatakan aksi diving sebagai salah satu bagian dalam sepakbola. Sebelumnya, gelandang Barcelona, Sergio Busquets, juga memiliki pandangan serupa dengan Luxemburgo, yakni menyebut aksi pura-pura jatuh ini sebagai ‘cara bermain pintar.’

Luxemburgo sendiri baru saja mengalami kondisi kurang mengenakkan dari cap negatif para pemain yang suka diving. Akhir pekan lalu, klubnya tertinggal 1-0 melawan Gremio dan ketika laga menyisakan 28 menit, penyerang Fluminense Biro Biro kedapatan diving dan langsung diberi kartu kuning kedua alias diusir wasit.

Untungnya, Fluminense mampu menyamakan skor di injury time lewat Rafael Sobis sehingga sukses mengamankan satu poin. Namun, Luxemburgo menjelaskan dirinya tidak akan menyalahkan penyerang berusia 18 tahun tersebut yang dikartu merah karena aksinya.

“Pengusiran Biro bukan karena aksi diving. Kartu kuning pertamanya sebenarnya tak perlu. Simulasi [diving] ini adalah bagian dari sebuah permainan sepakbola. Jika Biro pantas diusir atau tidak, itu adalah keputusan orang lain,” ujar mantan pelatih Real Madrid dan timnas Brasil ini.  



Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
Facebook goal.indonesia
Facebook goal.indonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Google Plus +goalcomindonesia
Twitter @GOAL_ID
Twitter @GOAL_ID

Terkait