thumbnail Halo,

Pelatih Brasil itu menolak membenarkan sudah kehilangan sentuhan magisnya sebagai arsitek di pinggir lapangan.


OLEH   M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter
Felipe Scolari menilai anggapan bahwa dirinya sudah kehilangan sentuhan terbaiknya sebagai pelatih sebagai sebuah lelucon.

Pelatih Brasil tersebut merasa kemampuannya mengarsiteki tim bahkan lebih baik dari sebelumnya.

Hal itu ditegaskannya setelah Scolari dihadapkan pada rekor yang kurang bagus dalam beberapa tahun terakhir. Bersama Chelsea, Scolari hanya bertahan satu musim karena dipecat, sebelum kemudian menangani Budnyokor dan kembali ke Palmeiras, tim yang nyaris terdegradasi tahun lalu.

"Ketika saya pergi, Chelsea lolos ke Liga Champions, menempati posisi tiga dan masih ambil bagian di Piala FA," jelas Scolari.

"Hasilnya cukup bagus, masalah saya ada di tempat lain," lanjutnya.

"Sementara bersama Budnyokor, kami bisa memenangi kompetisi dengan 28 kemenangan dan dua hasil imbang. Uzbekistan juga di puncak grup kualifikasi Piala Dunia dan sebelumnya mereka tak pernah lolos, jadi kami pastinya sudah melakukan sesuatu yang bagus di sana, tidak hanya saya, tapi juga semua pemain Brasil di sana."

"Palmeiras juga tak pernah memenangi apa pun dalam sepuluh tahun hingga tahn lalu. Jadi, saya tak tahu mengapa saya disebut tak pantas mendapatkan kesempatan lagi menangani Brasil," paparnya.

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:


Terkait