thumbnail Halo,
Tigre: Mereka Ingin Bunuh Kami!

Tigre: Mereka Ingin Bunuh Kami!

Sao Paulo - Tigre / Getty

Pelatih Nestor Gorosito membeberkan kejadian tak menyenangkan yang menimpa mereka di final Copa Sudamericana.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Kericuhan mewarnai leg kedua final Copa Sudamericana antara tuan rumah Sao Paulo dan Tigre yang diakhiri mogok tim tamu di babak kedua.

Babak pertama berakhir dengan keunggulan Sao Paulo 2-0. Saat jeda, kedua tim terlibat kericuhan yang berbuntut dua kartu merah untuk pemain masing-masing tim. Kericuhan berlanjut di lorong pemain ketika skuat Tigre menerima perlakuan tidak menyenangkan dari pihak keamanan Estadio Cicero Pompeu de Toledo.

"Petugas keamanan sudah menunggu untuk membunuh kami. Mereka memukul para pemain dengan tongkat, bangku, segalanya," ujar bek Lucas Orban kepada Fox Sports.

Orban juga mengaku menerima provokasi dari pencetak gol tuan rumah, Lucas Moura, tapi menolak membalasnya. Provokasi itu dilakukan menyusul perebutan bola yang melibatkan keduanya.

"Lucas bilang 'kamu gila', tapi saya tidak membalas," sambungnya.

"Ini bagian dari pertandingan dan wasit tidak memberikan pelanggaran. Semua terjadi dalam pertandingan. Kalau akibatnya bisa sejauh ini, keterlaluan."

Pelatih Nestor Gorosito juga menjelaskan situasi panas yang terjadi di lorong stadion.

"Mereka sengaja mengosongkan area dan kemudian menodong kami dengan dua revolver. Pengecut," cetusnya.

"Kami berkelahi 15 menit dengan orang yang menyerang kami. Saya heran kejadian ini dapat terjadi di klub seperti Sao Palo. Sungguh sulit dimengerti."

Conmebol sendiri menyatakan akan membahas situasi ini lebih lanjut.

Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait