thumbnail Halo,

Menurut kiper AS ini, UEFA dan FIFA akan dibuat kesulitan menghilangkan rasisme yang sudah ‘menjangkiti’ seluruh Italia.


OLEH  SANDY MARIATNA     Ikuti @fasandym di twitter

Kiper Tottenham Hotspur Brad Friedel menyalahkan sepakbola Italia karena sikap rasisme, yang menurutnya, sudah menjangkiti seluruh infrastruktur dan sistem sekolah di negeri pizza itu.

Friedel menjadi pemain Tottenham yang bertanding ketika kalah 4-1 di kandang FC Internazionale, meski pada akhirnya Spurs mampu melaju ke perempat-final Liga Europa karena agresivitas gol tandang.

Ia menyaksikan rekan setimnya yang berkulit hitam, seperti Emmanuel Adebayor dan Kyle Naughton, diteriaki dan diejek secara rasis oleh para pendukung Inter di Giuseppe Meazza.

“[UEFA] mungkin dapat melakukan kampanye dan hal-hal lain yang berkaitan [dengan anti-rasisme]. Tetapi, sampai negara ini tidak mampu mengatur infrastruktur  dan sistem sekolah – dan sampai merasuki pikiran orang tua dan rumah tangga – [soal rasisme], maka keadaan ini tak akan berubah,” ujarnya.

“Saya pikir, pendidikan harus lebih dikeraskan [untuk mengajarkan tindakan anti-rasisme],” imbuh kiper berusia 41 tahun ini.


Ikuti perkembangan terkini Liga Europa di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Europa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Europa.

Terkait