thumbnail Halo,

Meski kalah gol tandang, Inter secara luar biasa mampu mengejar defisit tiga gol dari Tottenham Hotspur.


OLEH   DEDE SUGITA


Bagi Andrea Stramaccioni, performa FC Internazionale kala berhadapan dengan Tottenham Hotspur pada laga kedua fase 16 besar Liga Europa adalah yang terbaik sepanjang musim ini.

Tumbang 3-0 di White Hart Lane, tak banyak yang menduga La Beneamata masih punya determinasi untuk mengejar di GIuseppe Meazza.

Tapi tiga gol dari Antonio Cassano Rodrigo Palacio, serta bunuh diri William Gallas memastikan pertarungan dilanjutkan hingga perpanjangan waktu, di mana Emmanuel Adebayor menyarangkan gol tandang krusial buat Lilywhites sebelum Ricky Alvarez memastikan skor akhir 4-1 untuk tuan rumah. Agregat imbang 4-4, namun Inter tetap tersingkir karena kalah away goal.

"Ini sinyal fundamental yang kami kirimkan hari ini dan satu-satunya hal positif yang dapat saya lihat dari malam ini adalah kami tak akan lagi mengkhawatirkan partai-partai midweek. Ini performa terbaik kami musim ini," ucap Strama usai pertandingan.

"Kami telah mengambil langkah besar ke depan soal permainan, kami percaya sejak menit pertama, kami masih di sana, kami punya kemampuan, kami semua bersatu dan kami ingin menyudahi musim dengan baik. Performa malam ini adalah display terbaik kami dalam hal sepakbola yang kami hasilkan."

"Para pemain mendekati laga dengan brilian, menepis segala ketakutan. Sangat disayangkan soal hasil akhirnya dan fakta bahwa kami kebobolan dengan menurunkan tempo."




Ikuti perkembangan terkini Liga Europa di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Europa, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Europa.