thumbnail Halo,

Selalu menarik menyaksikan sepak terjang para bakat muda, dan Goal Indonesia menyajikan lima pemain yang siap memanjakan mata Anda di Liga Champion 2014/15 ini.


GOALOLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Undian fase grup Liga Champions 2014/15 telah dilakukan dengan seluruh 32 kontestan telah mendapatkan tempatnya masing-masing.

Tim-tim terbaik di seantero Eropa ini akan memulai perjalanan panjang mereka untuk menahbiskan diri menjadi raja di belantika sepakbola Benua Biru.

Namun, persaingan tentu tak hanya dimainkan secara tim. Di level individual, para pemain berbondong untuk menjadi yang terbaik. Tak terkecuali para pemain muda, yang diharapkan bersinar dan memberi tontonan menarik bagi publik.

Dari seluruh kontestan, ada sejumlah pemain belia yang diprediksi bisa ambil bagian penting dari pesta hajatan sepakbola antarklub terbaik Eropa ini.

Goal Indonesia mengulas lima youngster yang siap mengguncang UCL musim ini.
 
Yacine Brahimi


Dengan sebiji gol dan assist saat Porto memenangkan play-off leg kedua kontra Lille, Yacine Brahimi memainkan peranan penting dengan membawa raksasa Portugal itu menapaki fase grup di kompetisi ini. Tendangan bebasnya yang luar biasa, disusul umpan sempurna yang memudahkan Jackson Martinez mencetak gol, mempertegas kemenangan timnya.

Rekrutan di musim panas dari Granada itu telah memperlihatkan kemampuannya untuk menjadi pemain yang cepat dan skilful, setelah di musim lalu dia menjadi sosok yang paling banyak membuat peluang dan dribel sukses dibanding pemain lainnya di La Liga - 98 kali, melebihi pendribel paling produktif, Lionel Messi, yang berada di urutan kedua.

Meskipun berposisi sebagai gelandang serang, pemain 24 tahun ini tidak bernafsu untuk menjadi pencetak gol. Dia lebih memilih berbagi bola di kedua sisi lapangan atau langsung menjembatani ujung tombak timnya.

Kerjasamanya bareng Martinez akan membuat dirinya menjadi seorang pemain kunci bagi The Dragons di Liga Champions.
 
Calum Chambers


Pemain 19 tahun ini bergabung ke Arsenal dari Southampton dengan nilai €20 juta pada musim panas ini dan sejauh ini telah menjadi talenta defensif paling bersinar di Inggris.

Chambers diketahui adalah seorang bek kanan dalam kesehariannya selama berada di akademi muda The Saints, namun telah bertransformasi menjadi bek tengah musim lalu dan agaknya dia akan memiliki peran itu secara instan dengan seragam The Gunners.

Serba guna, tenang dalam menguasai bola dan percaya diri dalam membuat tekel, sang remaja ini belum banyak pengalaman, tapi dalam hal pembejalaran dia selalu cermat.

Kehadiran Chambers bukan untuk mengganggu kolaborasi Per Mertesacker dan Laurent Koscielny di jantung pertahanan Arsenal. Namun, mengingat tim yang akan bermain di sejumlah kompetisi, penampilan apiknya di barisan pertahanan tim bisa membuat Arsene Wenger merotasi skuatnya yang mengalami cedera atau skorsing akumulasi kartu. Bisa sesekali berperan sebagai bek sentral atau bermain menjadi bek kanan mengisi pos Mathieu Debuchy - yang dikartu merah kontra Besiktas di play-off.
 
Hakan Calhanoglu


Setelah melalui musim perdana nan gemilnag di Bundesliga dengan Hamburg, Hakan Calhanoglu membuat langkah penting di musim panas ini dengan pindah ke Bayer Leverkusen, di mana hal-hal kejutan diharapkan keluar dari dirinya.

Gelandang serang 20 tahun ini memiliki potensi yang luar biasa dan akan menjadi komponen vital bagi skuat Leverkusen yang menjanjikan.

Dia tipe pemain yang mobile, cepat, cerdas, cakap di udara, akan selaras dengan permainan menekan secara terorganisasi ala pelatih baru Rogers Schmidt dan akan menjadi sentral dari pola menyerang tim dengan kemampuan passing-nya, kegagahan tembakannya dan mata tajam untuk memberi servis rekan.

Bermain di belakang Stefan Kiessling dan diapit oleh Heung-Min Son dan Karim Bellarabi, dia diyakini akan menjadi pemain yang produktif di Bundesliga dan Liga Champions musim ini.
 
Geoffrey Kondogbia


Seorang pemain yang tangguh dan memiliki teknik yang sangat aduhai sebagai gelandang muda, Geoffrey Kondogbia telah menjadi pemain penting bagi Monaco sejak dia pindah dari Sevilla di musim panas tahun lalu.

Jangkung, cerdik dan bermain rapih sebagai gelandang bertahan akan menjadikan dia seorang yang krusial di tim, yang saat ini sedang menata perjalanan sebagai tim kecil yang promosi ke Ligue 1 pada 2013 di jajaran elite Eropa.

Kondogbia piawai dalam memutus organisasi serangan sang seteru, yang mana ini akan menjadi vital bagi kubunya karena mereka datang untuk meladeni barisan lini serang kelas kakap di turnamen ini.

Dia juga pandai dalam menguasai bola. Pemain 21 tahun ini memiliki kemampuan passing yang ekselen, lebih dari itu dia juga memiliki kepercayaan diri dalam membantu serangan - usai menuntaskan 27 dari 39 dribel yang dia lakukan di liga.
 
Aymeric Laporte


Dengan 50 penampilan di liga dalam dua musim terakhir, remaja 20 tahun Aymeric Laporte telah berkembang menjadi seorang pemain fundamental bagi Athletic Bilbao.

Pemain internasional Prancis U-21 ini menikmati kampanye 2013/14 kemarin. Dia mencatatakan 35 penampilan liga di mana dia memainkan andil penting di skuat Basque yang finis di posisi keempat dan hanya kemasukan satu gol lebih banyak dari Real Madrid.

Dengan gaya tekel kerasnya, kemampuan passing yang mentereng, kuat di udara, berani dan pintar membaca pertandingan, bek yang masih terbilang mentah ini mampu terus meningkat dengan mulus dan dia akan menjadi satu aset bernilai bagi skuat Ernesto Valverde dalam perjalanan kembalinya mereka di Liga Champions setelah 16 tahun absen.


 

 

 

Terkait