thumbnail Halo,

Barcelona masih menjadi kekuatan yang sulit ditandingi lawan-lawannya di penyisihan grup Liga Champions musim 2013/2014 ini. Benarkah demikian?


GOALOLEH   MUHAMMAD RUFFY    
Grup H menjadi salah satu grup terkeras di Liga Champions musim 2013/2014 ini
. Hal itu dikarenakan terdapat empat klub yang sangat disegani di liga masing-masing, yakni Barcelona, AC Milan, Ajax Amsterdam, dan Glasgow Celtic.

Berbicara mengenai tim unggulan, semua orang tampaknya setuju jika Barcelona adalah tim yang paling berpeluang lolos dari grup ini. Skuat yang musim ini dilatih Tata Martino itu masih dianggap menakutkan karena masih diperkuat sejumlah bintangnya seperti Lionel Messi, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez.

Alasan lain adalah keperkasaan Blaugrana di liga domestik yang sejauh ini membukukan rekor sempurna. Selain itu kedatangan bintang Brasil Neymar dan batal hengkangnya Cesc Fabregas, yang sepanjang musim panas lalu diburu Manchester United, tentunya menjadikan skuat saat ini lebih solid.

Akan tetapi tentunya jangan dilupakan juga AC Milan yang musim ini kedatangan idola lamanya Kaka. Bekas playmaker Real Madrid itu tentunya ingin kembali membuktikan dirinya di ajang yang sempat mengangkat namanya 2007 silam. Duetnya dengan Mario Balotelli diprediksi akan menjadi momok berbahaya yang patut diwaspadai lawan-lawan Milan musim ini.

Tim lain yang tak boleh diremehkan adalah jawara Eredivisie Ajax Amsterdam. Meskipun kehilangan sejumlah pilar di bursa transfer musim panas seperti Toby Alderweireld dan Christian Eriksen, skuat Frank De Boer tak boleh diremehkan karena masih memiliki nama-nama seperti Siem de Jong dan penggawa baru Bojan Krkic. Nama terakhir sangat mengenal Barcelona dan Milan luar-dalam.

Terakhir, tim Skotlandia Glasgow Celtic juga patut diwaspadai mengingat skuat Neil Lennon itu mampu mengalahkan Barcelona di penyisihan grup musim lalu. Berikut ini, Goal Indonesia mengulas empat tim yang akan berlaga di Grup H Liga Champions musim 2013/2014 ini:

BARCELONA


Performa Musim Lalu: Kalah agregat 7-0 dari Bayern Munich di semi-final.
Bagaimana Lolos Ke Fase Grup Musim Ini: Juara La Liga Spanyol, lolos otomatis.

PELATIH - TATA MARTINO

Pelatih bernama lengkap Gerardo Daniel Martino ini baru ditunjuk awal musim ini sebagai pelatih Barcelona untuk menggantikan Tito Vilanova yang harus menjalani pemulihan tumor yang dideritanya. Prestasi yang membawanya menangani Blaugrana adalah saat membawa Newell's Old Boys menjuarai juara Liga Argentina musim lalu. Meskipun sempat diragukan banyak kalangan, akan tetapi sejauh ini hasil yang diperolehnya sejauh ini selalu positif. Usai membawa Lionel Messi dkk merengkuh Piala Super Spanyol, ia menorehkan empat kemenangan beruntun di ajang La Liga. Ia sejauh ini mampu menduetkan pemain anyar Neymar dengan Messi yang mengidolakannya saat masih di akademi Newell's Old Boys.

FORMASI & TAKTIK

4-3-3

Victor Valdes
Dani Alves - Pique - Javier Mascherano - Jordi Alba
Xavi Hernandez - Sergio Busquets - Andres Iniesta
Alexis Sanchez - Lionel Messi - Neymar


Di bawah Tata Martino, Barcelona tak lagi hanya mengandalkan tiki-taka yang sebelumnya selalu menjadi andalan Pep Guardiola dan Tito Vilanova. Seperti dikatakan Pique, pelatih asal Argentina itu sesekali mengandalkan umpan langsung ke jantung pertahanan lawan. Hal itulah yang membuat dalam beberapa laga terakhirnya, kecuali saat melawan Levante, Barcelona tidak mendominasi permainan seperti biasanya. Kelemahannya, Barcelona menjadi sering kebobolan dan peran Victor Valdes sebagai palang pintu terakhir menjadi lebih sentral ketimbang sebelumnya.

PEMAIN YANG HARUS DIWASPADAI
DATA PERSONAL
Nama Neymar da Silva Santos Junior
Tanggal Lahir 5 Februari 1992
Posisi Penyerang
STATISTIK PEMAIN
Bermain (menit)  6 (355)
Assists  2
Gol 1

Meskipun secara overall, statistik performanya untuk Barcelona sejauh ini masih kalah jauh dari Lionel Messi, akan tetapi Neymar menjadi pemain patut diwaspadai dengan kemungkinan untuk mengejutkan lawan dari sayap kiri, posisi yang pernah ditempati seniornya Ronaldinho kala memperkuat Blaugrana beberapa tahun lalu. Salah satu hal yang patut dipuji dari pemain terbaik Piala Konfederasi itu adalah proses adaptasinya yang cepat di skuat Barca. Ia bahkan menjadi penentu kemenangan Barcelona atas Atletico Madrid di Piala Super Spanyol saat mencetak gol penyama kedudukan di Vicente Calderon.

PREDIKSI

Barcelona menjadi tim dengan peluang terbesar lolos ke babak kedua Liga Champions di Grup H. Selain didukung dengan skuat mumpuni, Barcelona tampaknya tidak akan terlalu kesulitan meladeni permainan Glasgow Celtic dan Ajax Amsterdam baik di kandang sendiri maupun di kandang lawan. Kekalahan di Celtic Park musim lalu tampaknya bisa dibalas musim ini mengingat skuat Neil Lennon tampil tidak terlalu meyakinkan di babak play-off lalu. Satu-satunya hambatan mungkin saat meladeni Milan di San Siro mengingat Blaugrana kalah 2-0 di leg pertama perdelapan final musim lalu.


MILAN


Performa Musim Lalu: Kalah agregat 2-4 dari Barcelona di perdelapan final
Bagaimana Lolos Ke Fase Grup Musim Ini: Peringkat tiga Serie A Italia, lolos lewat jalur play-off


PELATIH - MASSIMILIANO ALLEGRI

Setelah meraih sukses instan di musim pertamanya bersama Milan pada musim 2011/2012 dengan merengkuh Scudetto, Massimiliano Allegri beralih menjadi pelatih yang tak terlalu populer di kalangan fans dua musim terakhir ini akibat pilihan strateginya yang cenderung konservatif. Pilihan taktiknya terlihat semakin buruk usai Milan ditinggalkan bintang-bintangnya awal musim 2012/2013 lalu yang memaksanya memakai pemain-pemain muda seperti Mattia De Sciglio dan Stephan El Shaarawy. Meskipun demikian CEO Milan Adriano Galliani bersikeras mempertahankan mantan pelatih Cagliari tersebut. Musim ini, dengan kedatangan Kaka dan sejumlah pemain pilihan Allegri seperti Andrea Poli dan Alessandro Matri, banyak yang berharap Milan kembali menunjukkan taring, terutama di Liga Champions.

FORMASI & TAKTIK

4-3-1-2

Christian Abbiati
Ignazio Abate - Cristian Zapata - Philippe Mexes - Urby Emanuelson
Andrea Poli - Nigel de Jong - Sulley Muntari
Kaka/Riccardo Montolivo
Mario Balotelli - Alessandro Matri/Robinho

Di bawah Allegri, Milan memainkan pola 4-3-1-2 dimana terdapat trequartista di belakang dua striker. Setelah kepergian Kevin-Prince Boateng, posisi tersebut sejatinya menjadi milik Kaka yang didatangkan secara gratis awal musim ini.

Akan tetapi cederanya Kaka dan sang 'playmaker alternatif' Riccardo Montolivo pada laga melawan Torino di Serie A memaksa Allegri mengubah sedikit strateginya. Bisa jadi ia akan memainkan tiga striker sekaligus atau memasang Robinho di posisi trequartista.

Di tengah, tampaknya Nigel de Jong akan menjadi tumpuan untuk mengatur serangan dari belakang selain berfungsi sebagai holding midfielder yang membantu tugas para bek. Ia akan didampingi dua gelandang bertenaga kuda Andrea Poli dan Sulley Muntari.

Salah satu ciri khas Allegri lainnya adalah keberadaan dua bek sayap yang aktif membantu serangan. Untuk tugas tersebut tidak ada pemain lain yang lebih bagus selain Ignazio Abate dan Urby Emmanuelson. Adapun Kevin Constant dan Mattia De Sciglio akan jadi pelapis.

Sementara itu kiper senior Christian Abbiati akan jadi palang pintu pertahanan ditopang duet centre-back Philippe Mexes dan Cristian Zapata yang semakin padu sejak diduetkan pertama kali musim lalu.


PEMAIN YANG HARUS DIWASPADAI
DATA PERSONAL
Nama Mario Barwuah Balotelli
Tanggal Lahir 12 Agustus 1990
Posisi  Striker
STATISTIK PEMAIN
Bermain (menit)  5 (450 menit) 
Assists 1
Gol 3

Musim ini tugas Balotelli sebagai tumpuan Milan akan lebih besar daripada sebelum-sebelumnya. Selain karena yang bersangkutan sudah bisa dimainkan di Liga Champions, tidak seperti tahun lalu, hal tersebut juga dikarenakan menurunnya performa dua partnernya di lini depan musim lalu, Stephan El Shaarawy dan M'baye Niang. Nama terakhir bahkan tidak didaftarkan Allegri ke dalam skuat Liga Champions musim ini. Sejauh ini Balotelli pun membuktikan bisa menjadi tumpuan Milan di lini depan setelah mengemas tiga gol dalam liga laga. Tugas Balotelli akan lebih diringankan dengan kehadiran Kaka di lini kedua dengan catatan playmaker asal Brasil itu berada dalam kondisi fit.

PREDIKSI

Milan punya peluang besar untuk lolos ke perdelapan final seandainya tidak diganggu masalah cedera yang kerap menghantui mereka beberapa musim terakhir. Ajax Amsterdam dan Glasgow Celtic secara kualitas masih berada di bawah mereka meskipun tampaknya mereka hanya akan berada di peringkat kedua di bawah Barcelona.


AJAX AMSTERDAM


Performa Musim Lalu: Tersingkir di penyisihan grup
Bagaimana Lolos Ke Fase Grup Musim Ini: Juara Eredivisie Belanda, lolos otomatis


PELATIH - FRANK DE BOER

Mantan bek timnas Belanda itu mengawali karir kepelatihannya di Ajax sebagai pelatih tim muda pada tahun 2007. Karirnya di tim senior dimulai saat ia ditunjuk sebagai caretaker menggantikan Martin Jol yang mengundurkan diri di pertengahan musim 2010/2011. Sejak saat itu ia justru sukses membawa tim yang dibelanya saat masih bermain tersebut merengkuh trofi juara Eredivisie, gelar yang telah dinanti selama tujuh musim. Pada musim-musim selanjutnya, saudara kembar Ronald De Boer itu bahkan sukses mempertahankan titel domestik tersebut. Hanya di Liga Champions saja, pelatih berusia 43 tahun belum mampu membawa Ajax berjaya seperti di tahun 90-an silam. Selama tiga musim berturut-turut skuatnya selalu mentok di penyisihan grup. Musim ini tentunya Frank De Boer berhasrat membawa Ajax melangkah lebih jauh.
FORMASI & TAKTIK

4-3-3

Kenneth Vermeer
Ricardo Van Rhijn - Niklas Moisander - Stefano Denswil - Daley Blind
Lasse Schone - Christian Poulsen - Siem de Jong/Thulani Serero
Bojan Krkic - Kolbein Sigthorsson - Viktor Fischer

Di bawah Frank De Boer, Ajax memakai formasi 4-3-3 yang sangat ofensif. Bertanding di Liga Champions, mantan bek yang pernah memperkuat Barcelona itu mengatakan tidak akan mengubah gaya bermainnya, termasuk saat melawan mantan klubnya tersebut. Jika musim lalu pola tersebut sukses membawa timnya mengalahkan Manchester City di Amsterdam Arena, maka musim ini ia harus bekerja keras karena ia baru saja ditinggalkan dua pilarnya Toby Alderweireld dan Christian Eriksen. Satu-satunya kabar baik adalah gemilangnya Bojan Krkic dalam enam laga awalnya di Eredivisie. Apalagi pemain berusia 23 tahun itu sudah mengenal Barcelona dan Milan luar dalam. Ia bisa jadi menjadi senjata rahasia De Boer.


PEMAIN YANG HARUS DIWASPADAI
DATA PERSONAL
Nama Bojan Krkic
Tanggal Lahir 28 Agustus 1990
Posisi  Penyerang
STATISTIK PEMAIN
Bermain (menit)  6 (390 menit) 
Assists 3
Gol 0

Bojan Krkic patut diwaspadai karena motivasinya yang berlipat di ajang Liga Champions, terutama menghadapi dua mantan klubnya, Milan dan Barcelona. Klub yang disebut terakhir bahkan masih memilikinya setelah ia memperkuat Ajax musim ini lewat status pinjaman dari klub Katalunya itu. Bojan mengaku sudah tak sabar menghadapi dua bekas klubnya tersebut. Tak lain motivasinya adalah membuktikan diri bahwa ia masih memiliki taji sebagai penyerang. Maklum, selama memperkuat dua klub tersebut bakatnya sering disia-siakan karena ia lebih sering menghangatkan bangku cadangan.

PREDIKSI

Jawara Eredivisie ini tampaknya akan sulit menembus fase knock-out dengan skuat yang ada saat ini, terutama setelah skuat Frank De Boer itu kehilangan dua pilar utamanya Christian Eriksen dan Toby Alderweireld. Apalagi sang kapten Siem de Jong sedang menjalani pemulihan usai penyakit paru-paru yang dideritanya bulan lalu. Meskipun demikian the Amsterdammers tak boleh diremehkan karena mereka sering tampil mengejutkan seperti saat mengalahkan Manchester City di fase grup musim lalu.

GLASGOW CELTIC


Performa Musim Lalu: Kalah agregat 5-0 dari Juventus di perdelapan final
Bagaimana Lolos Ke Fase Grup Musim Ini: Juara Liga Skotlandia, lolos lewat babak play-off

PELATIH - NEIL LENNON

Bagi Neil Lennon, ini adalah kali kedua membawa Celtic berlaga di penyisihan grup Liga Champions setelah musim lalu ia membawa timnya menembus perdelapan final sebelum ditumbangkan Juventus dengan skor agregat 5-0. Pada musim 2010/2011 dan 2011/2012, Lennon hanya mampu membawa Celtic sampai ke babak kualifikasi dimana mereka takluk dan terpaksa turun kasta ke Liga Europa. Meskipun tahun ini, Celtic kembali lolos dari fase play-off, performa skuatnya terlihat kurang meyakinkan. Hal itu terlihat saat mereka nyaris kalah dari wakil Kazakhstan, Shakhter Karagandy. Beruntung kekalahan 2-0 di leg pertama mampu mereka balikkan dengan skor 3-0 di Celtic Park. Meskipun demikian di level domestik skuat Lennon tak terbendung di dua musim terakhir sejak sang rival abadi, Glasgow Rangers bangkrut dan harus turun ke kasta terendah.

FORMASI & TAKTIK

4-4-2

Fraser Forster
Adam Matthews - Charlie Mulgrew- Efe Ambrose- Emilio Izaguirre
James Forrest - Scott Brown - Joe Ledley - Kris Commons
Georgios Samaras -  Anthony Stokes

Celtic melakukan perubahan strategi musim ini dari 3-5-2 yang sering dipakai musim lalu menjadi 4-4-2 atau 4-5-1 musim ini. Kepergian Victor Wanyama ke Southampton di awal musim memaksa Lennon untuk bermain lebih direct mengingat tidak ada sosok pengatur serangan sekaligus holding midfielder yang diperankan Wanyama sebelumnya.

Kini, Lennon lebih mengandalkan barisan tengahnya sebagai pusat serangan dari lini kedua. Terbukti, banyak gol musim ini yang berasal dari lini tersebut seperti dari para pemain muda seperti James Forrest dan Adam Matthews.

Di lini depan, striker asal Yunani Giorgios Samaras masih menjadi andalan. Ia akan ditemani penyerang asal Irlandia Utara Anthony Stokes yang sejauh ini menjadi top skorer klub di kompetisi domestik.

PEMAIN YANG HARUS DIWASPADAI
DATA PERSONAL
Nama Georgios Samaras
Tanggal Lahir 21 Februari 1985
Posisi Striker
STATISTIK PEMAIN
Bermain (menit)  8 (634 menit) 
Assists 2
Gol 3

Georgios Samaras masih menjadi andalan Celtic di Liga Champions musim ini. Terbukti ia mampu menjadi top skorer Celtic sementara dengan tiga gol. Ia selalu tampil di enam laga yang harus dilalui Celtic di babak kualifikasi. Gol penyama kedudukannya saat laga play-off leg kedua melawan Shakhter Karagandy mampu membangkitkan motivasi rekan-rekannya sehingga pada akhirnya menang agregat 3-2.

Mantan striker Manchester City itu selama ini dikenal sebagai striker komplet. Ia tidak hanya lihai sebagai penyerang namun juga bisa dimaksimalkan sebagai pemain sayap. Kekuatan utamanya adalah kemampuannya dalam menyambut bola-bola udara meskipun ia juga mampu mendribel bola sama baiknya. Ia adalah salah satu striker senior Celtic dan telah mencetak 39 gol dalam 141 pertandingannya berseragam The Bhoys.

PREDIKSI

Celtic dipandang menjadi tim yang paling lemah di grup ini, terutama setelah performa buruknya di fase play-off lalu. Prestasi mengalahkan Barcelona di Celtic Park musim lalu tampaknya bakal sulit diulangi, apalagi menduduki runner-up grup. Meskipun masih mungkin mengejutkan pada laga kandang melawan Ajax dan Milan, skuat Lennon tampaknya harus puas menduduki juru kunci pada klasemen akhir Grup H nanti.

Bagaimana pendapat Anda tentang persaingan di grup ini? Sampaikan melalui kolom komentar berikut ini!

Liga Champions >> Halaman Khusus Liga Champions

>> Semua Berita Liga Champions

>> Jadwal - Hasil - Klasemen Liga Champions

Terkait