thumbnail Halo,

Chelsea datang sebagai favorit grup. Namun, tiga kontestan lain tentu ingin membuat wakil Inggris itu merana kembali seperti musim lalu.


GOALOLEH   SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Rezim kedua Jose Mourinho di Chelsea langsung mendapat tantangan yang tak kalah penting dari Liga Primer Inggris atau bahkan lebih penting: Liga Champions. Sekali lagi, Mourinho ingin mencoba peruntungannya kembali di kompetisi elit Eropa itu setelah di tiga musim terakhir mentok di semi-final. The Blues -- yang tergabung dalam Grup E -- memiliki tiga lawan yang tak boleh diremehkan, yakni Schalke (Jerman), Basel (Swiss), dan Steaua Bucuresti (Rumania).

Melihat persaingan di Grup E itu, laskar Stamford Bridge tentunya lebih dijagokan untuk lolos. Alasannya jelas, Chelsea punya materi pemain lebih 'wah' dan juga tradisi baik di Liga Champions selama satu dekade terakhir (baca: sejak Roman Abramovic mulai berkuasa pada 2003). Berbicara tentang tradisi, jawara Eropa 2012 itu punya cerita yang kurang menyenangkan di musim lalu, ketika mereka hanya duduk di peringkat ketiga fase grup. Untungnya, hal tersebut bisa langsung dilupakan dengan perjalanan 'turun kasta' di Liga Europa yang, ndilalah, langsung mampu menjadi juara.

Schalke mungkin menjadi pesaing terberat tim London Barat itu. Pasukan Jens Keller itu sempat mengangkangi tim London lain di musim lalu, Arsenal. Pada fase grup, Schalke menjadi jawara grup di atas The Gunners. Jangan lupakan Basel yang dua musim sebelumnya mampu menjungkalkan wakil Inggris lain, Manchester United di fase grup. Sedangkan Steaua Bucuresti menjadi 'teman' Chelsea sebagai tim yang pernah sekali merasakan juara Eropa, yakni di tahun 1986.

Jika Chelsea diunggulkan, maka siapa yang layak menemani Si Biru ke babak knock-out? Goal Indonesia mengulas empat kontestan Grup E jelang ditabuhnya genderang perang Liga Champions yang akan bergulir Rabu (17/9) dini hari WIB nanti. Chelsea akan ditantang Basel terlebih dahulu, sementara Schalke akan menjamu Steaua.


CHELSEA


Performa Musim Lalu: Tersingkir di fase grup, kalah bersaing dari Juventus dan Shakhtar Donetsk. Meski 'turun kasta' dengan tampil di Liga Europa, Chelsea sukses merebut trofi tersebut.
Bagaimana Lolos Ke Fase Grup Musim Ini: Posisi tiga di Liga Primer Inggris, lolos otomatis.

PELATIH - JOSE MOURINHO

Rekor Mourinho di tiga musim terakhir Liga Champions sebenarnya tidak buruk, yakni hat-trick semi-final. Namun, karena ia menukangi Real Madrid -- yang menuntut La Decima darinya -- maka ia terpaksa lengser. Kini, Mourinho berada di klub yang ia klaim sebagai 'rumahnya'. Mourinho pun langsung bergerak dengan membeli beberapa pemain, mulai dari Marco van Ginkel hingga Samuel Eto'o. Dengan kualitas materi yang dimilikinya, ia diharapkan membawa Chelsea mencapai gelar keduanya di kompetisi ini sekaligus juga mencatatkan Mou sebagai pelatih pertama yang menjuarai Liga Champions di tiga tim yang berbeda.

FORMASI & TAKTIK

4-2-3-1
Petr Cech
Branislav Ivanovic - Gary Cahill - David Luiz - Ashley Cole
Frank Lampard - Ramires
Andre Schurrle - Oscar - Eden Hazard
Fernando Torres

Materi pemain yang dipunyai Chelsea saat ini bisa disebut sebagai yang terbaik di Liga Inggris. Tambahan Samuel Eto'o dan Willian pada deadline day tentu akan menambah pilihan dan variasi taktik Chelsea. Saking bagusnya, bisa saja Chelsea membagi dua tim untuk berlaga Liga Champions dan juga di kompetisi domestik.

Pertanyaannya tinggal bagaimana The Special One meracik susunan pemainnya tersebut agar efektif menghadirkan momok menakutkan di setiap pertandingan. Formasi 4-2-3-1 andalan Mou tentu akan memfasilitasi hal tersebut.

PEMAIN YANG HARUS DIWASPADAI
DATA PERSONAL
Nama Oscar
Tanggal Lahir  9 September 1991
Posisi Gelandang serang
STATISTIK PEMAIN
Bermain (menit) 4 (291 menit)
Assists 0
Gol 1

Usia muda tak menghalanginya untuk bersinar di musim debutnya bersama Chelsea. Catatannya di musim lalu cukup fenomenal. Playmaker Brasil ini tampil sebanyak 64 pertandingan, mencetak 12 gol dan 11 assist di semua ajang bersama The Blues. Bakat besarnya ini tentu tak ingin disia-siakan oleh Chelsea di musim ini.

Tercatat ia sudah turun di semua partai pembuka EPL musim ini, termasuk mampu menggeser Juan Mata ke bangku cadangan. Meski baru mencetak satu gol, ia diyakini tetap akan menyuguhkan permainan atraktifnya seperti musim lalu. Chelsea tampaknya sudah mulai merasakan dampak hasil investasi £20 juta yang mereka keluarkan untuk memboyong Oscar dari Internacional.

PREDIKSI

Juara grup menjadi target yang akan mudah terpenuhi oleh Chelsea, asalkan mereka mampu membagi konsentrasi mereka dengan kompetisi domestik. The Blues kemungkinan besar bisa melenggang lebih jauh ke fase berikutnya dan bahkan punya segala prasyarat untuk tampil di Estadio da Luz, tempat diselenggarakannya final Liga Champions tahun ini. Namun sebaliknya jika tak lolos dari grup, bukan tak mungkin Mourinho akan merasakan hal yang sama dengan Roberto Di Matteo di musim lalu.




SCHALKE


Performa Musim Lalu: Juara fase grup di atas Arsenal, namun langsung tersingkir di babak 16 besar setelah kalah agregat dari Galatasaray.
Bagaimana Lolos Ke Fase Grup Musim Ini: Duduk di peringkat empat Bundesliga musim lalu mewajibkan Schalke harus melalui babak play-off Liga Champions untuk memasuki fase grup. Namun mereka mendapati lawan yang tak mudah, yakni PAOK Athens. Meski Schalke menang agregat 4-3, wakil Yunani itu sangat merepotkan Schalke. Die Konigsblauegen membutuhkan pertandingan dramatis untuk memastikan diri lolos ke fase grup.

PELATIH - JENS KELLER
Isu pemecatan langsung mendera Jens Keller di musim ini. Sempat mengawali tiga laga Bundesliga dengan dua kekalahan dan satu kali imbang, Keller secara perlahan mampu membangkitkan performa timnya dengan dua kemenangan di dua laga terakhir. Namun hati-hati, Keller tak boleh mengulangi kesalahannya di musim lalu. Schalke sempat ia buat berjaya di fase grup musim lalu, yakni dengan mengangkangi favorit grup Arsenal. Namun di saat yang bersamaan Die Knappen terseok-seok di Bundesliga.

FORMASI & TAKTIK

4-2-3-1
Timo Hildebrand
Atsuto Uchida - Benedikt Howedes - Joel Matip - Denis Aogo
Roman Neudstader - Marco Hoger
Adam Szalai - Kevin-Prince Boateng - Julian Draxler
Klaas-Jan Huntelaar

Schalke bisa banyak berharap pada lini penyerangan mereka yang disokong oleh Kevin-Prince Boateng dan juga wonderkid Julian Draxler. Asalkan tidak cedera, Klaas-Jan Huntelaar bisa menjadi ujung tombak yang berbahaya dengan dukungan duo playmaker di atas.

Jangan lupakan pula Adam Szalai, rekrutan anyar Schalke dari Mainz di musim panas ini. Ia bisa menggantikan peran Huntelaar ketika sedang seret gol. Atau bisa digeser menjadi sayap dengan main secara bergantian bersama Jeferson Farfan. Sedangkan Benedikt Howedes dan Roman Neudstader menjadi jaminan aman di wilayah pertahanan Schalke.

PEMAIN YANG HARUS DIWASPADAI
DATA PERSONAL
Nama Kevin-Prince Boateng
Tanggal Lahir 6 Maret 1987
Posisi Gelandang
STATISTIK PEMAIN
Bermain (menit)  2 (164 menit) 
Assists 0
Gol 1

Meski sempat membela AC Milan dan bahkan mencetak gol saat play-off Liga Champions melawan PSV Eindhoven, tidak ada larangan bagi Kevin-Prince Boateng untuk tampil membela klub barunya, Schalke. Peraturan UEFA membolehkan hal tersebut. Tentunya tambahan energi dari gelandang asal Ghana ini membuat Schalke akan lebih berbahaya saat menyerang.

Kerjasamanya dengan Julian Draxler akan sangat dinantikan oleh publik Veltins Arena. Ketika datang dari San Siro, Boateng langsung bermain di dua laga Bundesliga melawan Bayer Leverkusen dan Mainz. Hasilnya, Schalke menang di kedua laga itu dan bahkan ia menjadi pencetak gol kemenangan atas Mainz akhir pekan lalu.

PREDIKSI

Schalke bisa saja mengulangi kejadian di musim lalu ketika mereka sukses menjadi juara grup dan membuat Arsenal berperingkat di bawahnya. Namun, mereka juga harus berkonsentrasi di Bundesliga. Peringkat tiga di fase grup tentu bukan hasil yang buruk bagi pasukan Jens Keller. Namun, kelolosan ke babak knock-out akan menjadi hadiah yang sangat dinantikan oleh Draxler, dkk.




BASEL


Performa Musim Lalu: Sudah terhenti di babak play-off akibat kalah bersaing dengan wakil Rumania, CFR Cluj, dengan agregat 3-1 yang akhirnya melenggang ke fase grup.
Bagaimana Lolos Ke Fase Grup Musim Ini: Juara Liga Super Swiss. Menyingkirkan Maccabi Tel-Aviv (Israel) dan Ludogorets Razgrad (Bulgaria) di play-off untuk mengamankan tiket ke fase grup.

PELATIH - MURAT YAKIN

Murat Yakin (38 tahun) adalah mantan kapten sekaligus bek tangguh Basel di era 2000-an awal. Ia adalah salah satu pelopor yang mengawali perjalanan Basel di Liga Champions pada tahun 2002 silam. Meski pensiun pada 2006, kehidupan Yakin tak bisa lepas dari tim yang bermarkas di St Jakob Park ini. Ia tunjuk Basel menggantikan pelatih Heiko Vogel yang dipecat pada Oktober 2012. Musim lalu, ia membawa Basel menembus semifinal Liga Europa sebelum disingkirkan Chelsea, sang juara turnamen tersebut. Kini, Chelsea adalah lawan yang akan mereka hadapi di grup dan ia berkesempatan untuk membalaskan dendamnya.

FORMASI & TAKTIK

4-2-3-1
Yann Sommer
Philipp Degen - Kay Foscher - Fabian Schar - Taulant Xhaka
Marcelo Diaz - Mohamed Eleny
Fabian Frei - Mohamed Salah - Valentin Stocker
Marco Streller

Marco Streller akan menjadi tumpuan Basel di lini depan. Ia sangat dibantu dengan kehadiran Mohamed Salah, seorang gelandang serang yang biasa berposisi sebagai striker, yang tampil gemilang dengan tiga golnya ketika Basel ditantang Maccabi Tel-Aviv dan Ludogorets Razgrad di babak play-off Liga Champions. Duet ini akan dibantu oleh Fabian Frei dan Valentin Stocker yang pergerakannya patut diwaspadai oleh lawan

PEMAIN YANG HARUS DIWASPADAI
DATA PERSONAL
Nama Marco Streller
Tanggal Lahir 18 Juni 1981
Posisi  Striker
STATISTIK PEMAIN
Bermain (menit)  7 (594 menit) 
Assists 3
Gol 4

Pengalaman Marco Streller tentu sangat dibutuhkan Basel untuk menghadapi kompetisi sekelas Liga Champions. Selama dua periode membela Basel -- yang diselingi dengan kepindahannya ke VfB Stuttgart -- ia sukses mencatatkan 93 gol bagi klubnya itu. Musim lalu, ia sukses membawa timnya meraih juara Liga Super Swiss selama empat kali beruntun. Bahkan di musim ini, ia sudah mencatatkan empat gol dan tiga assist di semua kompetisi. Meski sudah berusia 32 tahun, pemain asal Swiss ini diprediksi akan menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kontestan Grup E lain.

PREDIKSI

Basel harus bisa memanfaatkan laga melawan Schalke dan Steaua Bucuresti. Syukur-syukur, mereka mampu mendampingi Chelsea lolos dari Grup E. Meskipun lolos, pasukan Murat Yakin tampaknya tidak akan mampu berbicara banyak di fase knock-out. Posisi tiga menjadi target realsistis tim berjuluk Rot Blau ini.




Bayer 04 Leverkusen
STEAUA BUCURESTI


Performa Musim Lalu: Tidak berpartisipasi.
Bagaimana Lolos Ke Fase Grup Musim Ini: Juara liga Rumania. Harus melalui beberapa kali play-off agar bisa masuk ke fase grup, yakni dengan mengalahkan Vardar (Republik Makedonia), Dinamo Tbilisi (Georgia), dan unggul selisih gol dari Legia Warsaw (Polandia).

PELATIH - LAURENTIU REGHECAMPF

Laurentiu Reghecampf (37 tahun) adalah salah satu pelatih termuda yang tampil di Liga Champions bersama Murat Yakin (Basel). Sempat bermain di Steaua, karier gelandang Rumania ini berkembang pesat di Jerman dengan membela Energie Cottbus, Alemania Aachen, dan Kaiserslautern sebelum memutuskan pensiun pada 2009 lalu. Karier kepelatihannya dimulai dengan melatih klub-klub semenjana Rusia, namun pada 2012 lalu ia dikontrak Steaua. Hasilnya, ia membawa Steaua meraih gelar ganda di musim lalu, yakni gelar liga setelah terakhir kali merebutnya pada 2006 dan juga gelar Piala Super Rumania. Liga Champions musim ini akan menjadi tantangan baru baginya.

FORMASI & TAKTIK

4-2-3-1
Ciprian Tatarusanu
Daniel Georgievski - Lukas Szukała - Vlad Chiricheș - Iasmin Latovlevici
Alexandru Bourceanu - Mihai Pintilii
Adrian Popa - Nicolai Stansiu - Cristian Tanase
Federico Piovaccari

Tren formasi 4-2-3-1 dalam sepakbola Eropa juga diikuti oleh Steaua Bucuresti. Klub yang bermarkas di Bucuresti (Bucharest dalam Bahasa Inggris), ibukota Rumania, akan mengandalkan Federico Piovaccari sebagai penyerang tunggal. Pelatih Reghecampf akan mengandalkan tiga gelandang serang asal Rumania, Popa, Stansiu, dan Tanase, untuk menyokong sang penyerang asal Italia itu.

PEMAIN YANG HARUS DIWASPADAI
DATA PERSONAL
Nama Federico Piovaccari
Tanggal Lahir 10 September 1984
Posisi Striker
STATISTIK PEMAIN
Bermain (menit)  5 (504 menit) 
Assists 1
Gol 5

Meski namanya tak dikenal di Serie A Italia, Federico Piovaccari pernah menjadi bagian dari Internazionale pada pertengahan 2000-an, meski ia dipinjamkan ke klub lain. Namun kariernya mulai menanjak di Serie B ketika menjadi topskor divisi dua Italia itu pada musim 2010/11 yang membuat Sampdoria kepincut. Sayang, ia tak dimanfaatkan oleh Il Samp sehingga ia dipinjamkan ke Brescia, Novarra, Grosseto, dan terakhir di Steaua pada musim panas kemarin. Penyerang berusia 29 tahun ini langsung menjadi buah bibir di klub barunya ini. Ia sanggup mencetak tiga gol dalam play-off Liga Champions sehingga membawa Steaua ke fase grup. Di kompetisi lokal, ia sudah mencatatkan dua gol dari tiga laga.

PREDIKSI

Steaua dipandang menjadi tim yang paling lemah di grup ini dan berusaha untuk tidak finis di urutan buncit. Maka dari itu, mereka memiliki target finis di peringkat tiga untuk tampil di Liga Europa. Paling tidak mereka akan memberi kemampuan terbaik, dan bisa mengejutkan di satu-dua laga.



Bagaimana pendapat Anda tentang persaingan di grup ini? Sampaikan melalui kolom komentar berikut ini!



Liga Champions >> Halaman Khusus Liga Champions

>> Semua Berita Liga Champions

>> Jadwal - Hasil - Klasemen Liga Champions

Terkait