thumbnail Halo,

Mampukah Dante meredam agresivitas Lewandowski di depan gawang?


OLEH  DEWI AGRENIAWATI


Menjadi penyerang andalan, Robert Lewandowski menanggung beban berat kala Borussia Dortmund berjumpa rival senegara, Bayern Munich, pada laga paling bergengsi berlabel final Liga Champions 2012/13.

Di Wembley tepat pada 25 Mei nanti, Dortmund bertekad mengangkat trofi Liga Champions untuk kali pertama sejak 1997 silam. Atensi dunia akan tertuju kepada penyerang asal Polandia yang di babak sebelumnya bikin kandidat juara, Real Madrid, babak belur dengan lima golnya --empat di semi-final dan satu di di penyisihan grup.

Lewandowski memang sudah mencuri perhatian pecinta sepakbola sejak tiga musim sebelumnya, ketika dia membawa Die Borussens menyabet titel Bundesliga dua musim secara konsekutif, sebelum akhirnya dihentikan Bayern di musim ini. Tapi, tidak ada yang menyangka pemain 24 tahun bisa secemerlang seperti yang ditunjukkannya dengan seragam Dortmund di Liga Champions.

Adalah Ajax yang pertama kali merasakan gol Lewandowski di kompetisi Liga Champions ini, kemudian Los Blancos saat mereka berjumpa masih di babak penyisihan grup di mana tim Jose Mourinho menyerah 2-1 di Signal Iduna Park. Pundi-pundi golnya terus bertambah hingga Dortmund melenggang sampai ke semi-final ini.

Tampil di semua laga sejak penyisihan grup -11 kali starter dan sekali sebagai subtitusi- Lewandowski sudah mengemas sepuluh gol. Jika di final dia main tanpa belas kasihan seperti yang ditunjukkannya saat menghadapi Los Merengues, bukan tidak mungkin pemain Lewandowski ini menyalip Cristiano Ronaldo, 12 gol, untuk mendapatkan sepatu emas.

ROBERT LEWANDOWSKI

STATISTIK
UMUR
TINGGI
BERAT
PENAMPILAN
GOL
ASSIST
KARTU KUNING
AKURASI UMPAN
DUEL UDARA
24 tahun
184 cm
78 kg
12 (1000 menit)
10
2
1
67,9%
3,4
DANTE

STATISTIK
UMUR
TINGGI
BERAT
PENAMPILAN
GOL
ASSIST
KARTU KUNING
AKURASI UMPAN

DUEL UDARA
29 tahun
188 cm
87 kg
11 (937 menit)
0
1
2
89,3%
2,3































Dengan tinggi dan berat badan 184 cm dan 74 km, Lewandowski menjadi ancaman serius bagi para pemain belakang saat memasuki area penalti lawan, apalagi dia dikenal memiliki kemampuan menemukan ruang untuk melepaskan tembakan akurat di sudut sempit sekali pun. Pergerakan Lewandowski di kotak terlarang Bayern harus lebih diwaspadai karena dia dipastikan bakal dimanjakan umpan-umpan pemain tengah yang mulai naik daun seperti Marco Reus dan Ilkay Gundogan.

Jika melihat statistik, cukup sulit memang bagi Die Roten meredam rasa lapar Lewandowski yang belakangan santer diberitakan bakal menyeberang ke Allianz Arena. Tapi, mantan Lech Poznan sendiri memastikan konsentrasinya saat ini hanya ke final, laga yang menjadi impiannya sejak meniti karier menjadi pengolah si kulit bundar.

"Ini momen terbaik dalam karier saya karena kami telah menembus final," kata Lewandowski usai memaksa Los Blancos angkat koper lebih dulu dengan agregat 4-3.

Untuk mematikan Lewandowski, Jupp Heynckes seharusnya tak perlu terlalu cemas. Ada bek senior asal Brasil, Dante, yang bisa diandalkan menjauhkan Lewandowski dari kotak penalti.

Ini momen terbaik dalam karier saya karena kami telah menembus final

- Robert Lewandowski

Tidak sedikit yang mengerutkan dahi ketika Bayern memutuskan mendatangkan Dante dari Borussia Monchengladbach pada April 2012. Pemilik nama lengkap Dante Bonfim Costa Santos diyakini bakal kesulitan menembus tim utama karena harus bersaing dengan Holdger Badstuber dan Jerome Boateng. Namun, dia bisa membuktikan kapasitasnya di barisan belakang, menggeser posisi rival, terutama setelah keduanya mengalami kesulitan akibat cedera.

Pemain bernomor punggung empat ini termasuk yang paling konsisten menjaga daerahnya. Lihat saja bagaimana Juventus dan raksasa La Liga Spanyol Barcelona dibuat tak berdaya berkat kedisiplinan pemain 29 tahun di jantung pertahanan.

Dante terkenal dengan kepiawannya dalam bola-bola atas dan ini bisa menjadi andalan mematikan Lewandowski saat Bayern mendapat ancaman lewat sepak pojok atau tendangan bebas. Maklum, walau memiliki insting tinggi, Lewandowski tidak begitu bagus dalam hal duel di udara. Sepanjang musim ini, Dante tampil di 11 laga Liga Champions dan menyumbang satu assist ketika Die Roten menghancurkan Blaugrana 4-0 di leg pertama semi-final.

Satu-satunya absensi Dante adalah saat menyambangi Camp Nou, lantaran Heynckes sengaja menyimpannya demi menghindari akumulasi kartu kuning yang bisa mengancam ketersediaan si pemain di partai final.

Jadi, akankah Dante mampu mematikan Lewandowski yang tengah lapar gol atau sebaliknya, pertahanan Bayern bakal kembali diacak-acak seperti yang dilakukan penyerang Polandia terhadap Los Blancos?

Dengan segala paparan di atas, Anda menjagokan siapa, Robert Lewandowski yang lapar gol atau kesolidan Dante dalam mengawal palang pintu? Siapa lebih hebat diantara mereka? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini. GOAL.com Indonesia ingin tahu..
       

Masih terbuka kesempatan untuk membeli t-shirt edisi khusus GOAL.com. Klik salah satu desain kaus di bawah ini untuk cara pemesanan. Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi goal.kreavi.com di nomor (021) 345 2975.

GET 'EM ALL GARUDA

IDR 99.000
Lihat T-Shirt

GARUDA DI DADAKU

IDR 99.000
Lihat T-Shirt

GARUDA DALAM TUBUHKU

IDR 99.000
Lihat T-Shirt

FLY HIGHER GARUDA

IDR 99.000
Lihat T-Shirt

THE WAR SPIRIT

IDR 99.000
Lihat T-Shirt

INDONESIAN LEGENDS

IDR 99.000
Lihat T-Shirt
Hasil penjualan akan disumbangkan kepada SOS Children's Villages, sebuah organisasi nonprofit yang menampung anak-anak tanpa orang tua atau yang berpotensi kehilangan pengasuhan orang tua.