thumbnail Halo,

Bayern Munich mengekor rekor baru dengan kemenangan ini, dan Barcelona membidik rekor yang baru di leg kedua. Apa itu?


ANALISIS   M YANUAR F     Ikuti @mohammadyanuar di twitter

Bayern Munich sudah mencatat rekor baru di semi-final Liga Champions setelah mengalahkan Barcelona dengan skor 4-0 dinihari tadi di Allianz Arena.

Bayern menjadi tim pertama yang mencatat kemenangan dengan selisih gol terbesar di babak semi-final sejak dimulainya era Liga Champions pada 1992/93.

Namun ada kemenangan lain yang juga memiliki catatan terbesar yang dicatat Bayern, yaitu jumlah gol terbanyak di laga semi-final kala menghadapi Ajax Amsterdam di musim 1994/95. Saat itu, Bayern kalah dengan skor 5-2 di leg kedua.

Sementara bagi Barcelona, kekalahan dengan skor 4-0 di kompetisi antarklub Eropa bukanlah hal baru. Wakil Spanyol itu juga pernah kalah dengan skor yang sama saat menghadapi Dynamo Kiev di fase grup Liga Champions di Nou Camp pada November 1997.

Barcelona juga baru pertama kalinya kecolongan hingga empat gol dalam satu laga Liga Champions sejak Maret 2005.

Opta juga mencatat tidak ada tim yang kalah dengan selisih empat gol atau lebih di leg pertama Piala Champions/Liga Champions bisa melaju ke babak berikutnya. Barcelona tahu mereka harus memperbarui semua catatan itu jika ingin lolos ke final.

Tapi untuk bisa melakukannya sepertinya bukan hal mudah buat Barcelona. Bayern sudah menunjukkan di sepanjang musim ini bahwa mereka bukanlah tim yang begitu saja mudah dikalahkan. Lihat saja performa mereka di sepanjang musim, di mana gawang Manuel Neuer kebanyak tak kemasukan lebih dari satu gol, maksimal dua.

Jordi Roura sendiri mengakui, juga Lionel Messi dan Xavi Hernandez, bahwa di Nou Camp pekan depan, Barcelona harus menunjukkan penampilan yang luar biasa sempurna untuk bisa membalikkan ketertinggalan mereka menjadi kemenangan meyakinkan.

Bisa, Barcelona?

Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait