thumbnail Halo,

Marotta menilai kegagalan I Bianconeri di Liga Champions tidak hanya disebabkan klub tak memiliki striker kelas dunia.


OLEH DEWI AGRENIAWATI


Tersingkirnya Juventus di ajang Liga Champions setelah kalah telak dengan agregat 4-0 dari Bayern Munich menjadi pusat perhatian banyak kalangan.

Tak sedikit yang menganggap I Bianconeri tak memiliki penyerang kelas dunia sehingga tak mampu bertahan lama di pentas Eropa. Namun, direktur Beppe Marotta menolak anggapan kegagalan tim di kompetisi antarklub tertinggi Eropa dilandasi ketikdakmampuan mereka bersaing di lantai bursa.

"Hal sulit adalah mengombinasikan hasil luar biasa di olahraga dengan neraca keuangan. Peraturan Financial Fair Play oleh Uefa mencoba menghentikan jumlah pengeluaran yang sangat besar oleh sejumlah klub dalam beberapa tahun terakhir, beberapa diantara mereka menghilang dari sepakbola karena pendekatan itu," ulas Marotta.

"Ini tanggung jawab kami untuk menghormati batas ekonomi, tanpa melanggar gagasan kemenangan yang hakiki dalam klub ini."

"Hasil Liga Champions tidak hanya tergantung pada investasi, tapi juga rencana. Kami ingin menciptakan model kemenangan yang bisa meraih hasil apa pun," Marotta mengakhiri.



Voting 20 Karya Terbaik Kontes Desain T-Shirt GOAL.com Indonesia
Tentukan desain favorit Anda melalui halaman polling kami.
Klik di sini untuk mengikuti jajak pendapatnya.


Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait