thumbnail Halo,

Analis Goal.com Cesare Polenghi mengevaluasi apa kesalahan skuat asuhan Antonio Conte di Allianz Arena.


ANALISA   CESARE POLENGHI     PENYUSUN   TAUFIK BAGUS    

Kekalahan 2-0 dari Bayern Munich tak ditanggapi dengan sedih oleh Juventus. Di laga itu, Bayern memang menunjukkan kelas yang lebih baik dibanding jawara Italia tersebut.

Tapi, gaya permainan yang ditampilkan Juventus, yang dominan di Serie A Italia musim ini, saat berlaga di Allianz Arena memang pantas dipertanyakan. Antonio Conte sepertinya tak bisa menampilkan potensi terbaik dari skuatnya.
BAYERN MUNICH 2-0 JUVENTUS
Bayern Munich
BAYERN
STATISTIK
PERTANDINGAN
Juventus
JUVE
21 (12)
Tembakan (ke arah gawang)
6 (2)
16
Pelanggaran
17
8
Tendangan Sudut
4
1
Offside
2
55%
Penguasaan Bola
45%
2
Kartu Kuning
3
0
Kartu Merah
0
2
Penyelamatan
10

Yang kita ingat dari Juventus sebelum laga melawan Bayern dinihari tadi adalah mereka menjadi salah satu kontestan yang bisa meraih lima kemenangan secara beruntun tanpa sekalipun kemasukan.

Gol pertama yang bersarang ke gawan Gianluigi Buffon datang dari David Alaba, setelah berhasil mendapatkan bola dari Andrea Pirlo yang luput dalam menjaga si kulit bundar. Tapi secara keseluruhan, penampilan Pirlo juga tak bisa dianggap membanggakan. Dinihari tadi, Pirlo kehilangan bola hingga 16 kali. Claudio Marchisio juga tampil tak elegan, yang memaksa Arturo Vidal bersusah payah di sektor tengah Juventus.

Ya, pemain asal Cili tersebut bisa dikatakan sebagai pemain terbaik Juventus di laga itu. Determinasinya, keberanian dan performanya secara keseluruhan pantas diacungi jempol.

Di lini belakang, Buffon juga jauh di luar penampilan terbaiknya. Apalagi tiga pemain belakang yang ada di depannya. Di laga itu, Juventus seperti tim kelas dua.

Bandingkan dengan barisan lini per lini Bayern Munich. Selama 90 menit penuh, barisan penyerang Bayern seperti Mario Mandzukic, Thomas Muller, Frankc Ribery hingga Arjen Robben leluasa melakukan pergerakan dan memberikan ancaman ke gawang Buffon.

Bisa dikatakan, pemain Juventus kalah kelas di pertandingan ini. Tapi kekalahan tim Italia itu lebih disebabkan tidak adanya satu unit yang terintegrasi dengan baik. Maka dari itu, sosok di belakang layar, Antonio Conte, pantas disalahkan atas kekalahan itu.
BAYERN MUNICH 2-0 JUVENTUS

>> Live Match <<
++ Laporan Pertandingan ++
== Rapor Pemain ==

Sejak awal, Conte harusnya tahu sektor tengah, yang menjadi poros bertahan dan menyerang, Juventus kalah dalam hal segalanya dari Bayern. Tak ada cukup determinasi dan totalitas. Mungkin, Paul Pogba bisa dimasukkan lebih awal untuk membantu dalam bertahan mau pun menyerang.

Dimatikannya peran Pirlo juga menjadi petaka bagi Juventus. Gelandang elegan Italia itu sama sekali kehilangan sentuhannya karena ditempel ketat tiap mendapat bola. Jika sudah begitu, harusnya ada pemain lain yang bisa menjadi alternatif untuk membagi bola. Masalahnya, Juventus di pertandingan itu tak memiliki sosok alernatif tersebut.

Faktor X lain yang juga memengaruhi hasil laga adalah peran Mark Clattenburg dan asistennya yang tak maksimal. Momen paling disorot tentunya adalah gol kedua Bayern, yang keabsahannya diragukan karena ada pelanggaran offside di sana. Masalahnya, wasit pada saat laga tidak memiliki keistimewaan mendapatkan tayangan ulang via video.

Bagaimana pun juga, Juventus tak bisa menyalahkan wasit. Secara keseluruhan, di laga tersebut, di luar campur tangan Dewi Fortuna, Juventus tahu Bayern menunjukkan kelas yang lebih baik. Skor 2-0 juga bisa dikatakan sebagai 'hadiah' karena Bayern bisa mencetak gol lebih banyak lagi seharusnya.

Juventus masih memiliki peluang ke semi-final, terlepas apakah kans tersebut kecil atau besar. Di depan pendukung sendiri di Juventus Arena, Giorgio Chiellini dan kawan-kawan tahu mereka hanya harus memenuhi ekspektasi fans untuk bermain jauh lebih baik dari dinihari tadi. Lolos atau tidak, itu urusan belakang karena secara keseluruhan, target mereka menembus perempat-final Liga Champions di awal musim sudah terpenuhi. Juga, Juventus masih memiliki peluang meraih kejayaan di kompetisi lainnya, Serie A Italia.




Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait