thumbnail Halo,

Real Madrid berharap dapat mengulangi kesuksesan mereka menyingkirkan Galatasaray dari babak perempat-final Liga Champions seperti pada musim 2000/01 silam.


OLEH TEGAR PARAMARTHA                                                                        Ikuti di twitter

Kedua tim memang jarang bertemu di pentas Eropa. Namun, jangan salah, setiap pertemuan di Eropa kedua tim selalu terlibat pertandingan yang seru.

Total keduanya telah bertemu empat kali, satu kali di Piala Super Eropa, dua kali di Liga Champions dan satu kali di pertandingan persahabatan.

Di Piala Super Eropa, Galatasaray secara mengejutkan sukses menaklukkan Los Blancos yang bermain dengan status juara Liga Champions dengan skor tipis 2-1 berkat gol Mario Jardel di babak tambahan pada laga yang digelar di Stade Louis II, Monako, tersebut.

UEFA Super Cup 1999/2000
REAL MADRID 0-0 (0-1) GALATASARAY
Line-Up:
  • Madrid: Casillas, Geremi, Campo(F. Conceicao 66), Helguera, R.Carlos, Celades (Salgado 99), Makelele, Figo, Savio, Guti (Munitis 53), Raul.
  • Galatasaray: Taffarel, Capone (Akyel 84), Korkmaz, Popescu, Hakan Unsal, Okan Buruk(Hasan Sas 81), Emre Belozoglu, Hagi (Bulent Akin 72), Suat Kaya, Umit Davala, Jardel.
Wasit: Gunther Benko
Gol: Raul '79 (pen) Mario Jardel '41 (pen), '104
Laga yang dipimpin wasit asal Austria Gunther Benko tesebut berjalan dengan sangat menarik. Madrid mampu mendominasi permainan dan memperoleh cukup banyak peluang mencetak gol.

Namun, justru Galatasaray berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol penalti Mario Jardel di menit ke-41. Hadiah penalti diberikan kepada tim asal Turki tersebut setelah Ivan Campo dianggap melakukan pelanggaran kepada Hakan Unsal di kotak terlarang.

Tertinggal Madrid terus menggencarkan serangan mereka, namun ketangguhan Claudio Taffarel membuat lini depan Madrid seolah tumpul.

Tetapi gol yang ditunggu akhirnya tercipta ketika pertandingan mendekati sepuluh menit terakhir. Suat Kaya dinilai melakukan handball ketika menghadang umpan silang Savio sehingga wasit menunjuk titik putih. Raul yang menjadi eksekutor sukses menjebol gawang Galatasaray.

Hasil imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal usai. Di babak tambahan, Jardel yang menggantikan peran Hakan Sukur di musim itu, kembali membuktikan diri bahwa dirinya berkualitas dengan mencetak gol kemenangan untuk Galatasaray di menit ke-104.



Setelah bersua di Piala Super Eropa, musim berikutnya mereka kembali bertemu, namun kali ini di ajang perempat-final Liga Champions (seperti tahun ini).
Leg I Perempat-Final Liga Champions 2000/01
GALATASARAY 3-2 REAL MADRID
Wasit: Pierluigi Collina
Gol:
Galatasaray; Umit Davala 48 (pen), Hasan Sas 65, Jardel 75
Real Madrid; Helguera 33, Makelele 43

Bertanding di markas Galatasaray, Madrid mengusung misi balas dendam atas kekalahan di Piala Super Eropa sebelumnya.

Semuanya tampak berjalan dengan lancar ketika Helguera membawa timnya unggul di menit ke-33, dan kemudian Makelel menggandakan kedudukan sepuluh menit berikutnya.

Namun, di babak kedua, Galatasaray berhasil bangkit dan membalikkan kedudukan untuk meraih kemenangan dengan skor 3-2.

Bangkitnya tim tuan rumah ditandai dengan pelanggaran Makelele di kotak terlarang terhadap Hasan Sas ketika babak kedua baru berjalan dua menit. Umit Davala yang menjadi algojo sukses memperdaya Casillas.

Di menit ke-65, kedudukan menjadi seimbang setelah Hasan Sas menyambar umpan Fatih Akyel untuk kembali menjebol gawang Madrid. Dan kemudian pahlawan Galatasaray di Piala Super Eropa, Mario Jardel, kembali menjadi mimpi buruk Los Blancos setelah pemain asal Brasil itu mencetak gol kemenangan timnya melalui tandukan keras di menit ke-75.

Leg II Perempat-Final Liga Champions 2000/01
REAL MADRID 3-0 GALATASARAY
Wasit: Anders Firsk
Gol: Raul 15, 37, Helguera 28
Madrid yang kalah dua kali dalam dua pertemuan dengan Galatasaray, berambisi membungkam klub asal Turki itu di Santiago Bernabeu.

Dan tidak tanggung-tanggun Madrid menuntaskan misi balas dengan mereka dengan skor telak 3-0.

Tiga gol Madrid semuanya dicetak di babak pertama. Raul Gonzales membuka keunggulan di ketika pertandingan baru berjalan 15 menit.

Kemudian, Ivan Helguera berhasil memperbesar kedudukan di menit ke-28. Gol penutup terjadi di menit ke-37 melalui gol kedua Raul di pertandingan tersebut.

Hasil itu membuat Real Madrid berhasil melangkah ke semi-final karena unggul dengan agregat 5-3 atas Galatasaray. Sayang, di babak empat besar, langkah Madrid terhenti oleh Bayern Munich setelah kalah, baik di kandang dan juga tandang.



Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait