thumbnail Halo,

Carles Puyol yakin Barcelona mampu bangkit dan memutar balik agregat atas Rossoneri.


OLEH   DEDE SUGITA


Barcelona punya tugas sulit untuk melaju ke perempat-final Liga Champions. Kalah 2-0 dari AC Milan pada leg pertama di San Siro, The Catalans harus unggul tiga gol bersih saat ganti menjamu Rossoneri, tengah pekan depan.

Dengan performa buruk yang diperlihatkan akhir-akhir ini, banyak yang meragukan kapabilitas El Barca untuk menunaikan misi tersebut. Namun kapten Carles Puyol timnya mampu bangkit dan memutar balik agregat.

"Kami mempunyai resep untuk comeback dan memetik kemenangan," kata bek veteran 34 tahun itu kepada La Vanguardia.

"Tim telah melewati sejumlah tes berat, bukan hanya dalam aspek sepakbola," imbuh Puyol merujuk kepada problem kesehatan yang menimpa Eric Abidal dan pelatih Tito Vilanova.

Belakangan ini Barca kerap dikritik lantaran kurang aktif menekan lawan ketika kehilangan bola. Puyol mengakui kekurangan itu memang mesti diperbaiki.

"Kami harus menerapkan kembali tekanan. Hal terpenting tentang tim ini adalah reaksi saat kehilangan bola."

Dalam kesempatan yang sama, sang kapten membantah telah terjadi keretakan di tubuh skuat menyusul hasil-hasil mengecewakan yang mereka peroleh.

"Orang-orang menciptakan berbagai alasan untuk kekalahan kami, tapi keadaan ruang ganti tetap padu. Jika mereka melihat bagaimana kami berlatih, mereka tak akan meragukan kami," tandasnya.




Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!

Terkait