thumbnail Halo,

Final Liga Champions musim lalu di kandang sendiri, Schweinsteiger gagal mengekseskusi penalti dan membuat Bayern harus puas menjadi runner-up.


OLEH  SANDY MARIATNA     Ikuti @fasandym di twitter

Gelandang Bayern Munich Bastian Schweinsteiger masih menyimpan perasaan pilu ketika mengenang malam final Liga Champions 2011/12 di Allianz Arena ketika kalah adu penalti melawan Chelsea. Schweini sendiri tak mampu mengatasi tekanan setelah eksekusi penaltinya gagal.

“Saya masih berpikir tentang malam itu. Kami tak merasa sedang berada di bawah tekanan karena kami bermain di kandang. Kami beruntung dapat mencapai final di Munich,” ungkap Schweinsteiger.

“Kami juga termotivasi karena ini kandang kami. Menyedihkan karena kami tak mampu menang. Semuanya tertunduk saat penalti, seperti yang dialami Chelsea saat mereka kalah lawan Manchester United di Moscow.”

“Chelsea memunujukkan 100 persen kemampuan mereka sedangkan Bayern tidak. Adu penalti pun terjadi dan kami kalah. Chelsea beruntung dan kami tidak. Mungkin ini adalah cara baik bagi Chelsea untuk membalas kekalahan di Moscow. Mungkin ini menjadi semacam takdir,” tutup Schweini.

 

Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait