thumbnail Halo,

Pelatih 41 tahun mengaku Celtic membutuhkan keajaiban untuk lolos ke babak perempat-final Liga Champions


OLEH   DEFANIE ARIANTI

Pelatih Celtic Neil Lennon kecewa wasit tidak memberikan penalti untuk timnya menyusul pelanggaran sejumlah pemain bertahan Juventus kala mereka berhadapan di Celtic Park dalam leg pertama perdelapan-final Liga Champions, dinihari tadi.

Sejumlah insiden terjadi ketika Celtic mendapat tendangan penjuru, di mana pemain bertahan Bianconeri, terutama Stephan Lichtsteiner, membayangi anak-anak asuhnya. Lichtsteiner sudah mendapat kartu kuning menyusul pertengkarannya dengan Gary Hooper, namun dia juga terlihat melakukan hal serupa terhadap Efe Ambrose dan Scott Brown.

"Saya ingin bertanya kepada wasit, apakah pertandingan dilakukan berbeda di Spanyol atau Italia?" cetus Lennon seperti dilansir ESPN.

"Setiap kali salah satu pemain saya mencoba bergerak, mereka ditahan [oleh pemain Juventus]. Wasit seharusnya memberi kami penalti setidaknya dalam dua kesempatan."

Kendati demikian, Lennon mengaku amat sulit bagi anak-anak asuhnya untuk memblikkan keunggulan 3-0 yang diraih Juventus kala The Bhoys bertandang ke Turin pada leg kedua, 7 Maret mendatang.

"Kami membutuhkan keajaiban," ujar Lennon kepada ITV1. "Tapi inilah realita menyakitkan dari Liga Champions dan pemain-pemain muda saya akan mendapat pelajaran berharga malam ini."


Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait