thumbnail Halo,

Inilah pendapat Patrick Kluivert tentang pertemuan dua mantan klubnya di babak 16 besar Liga Champions.


OLEH   AGUNG HARSYA     Ikuti @agungharsya di twitter
Menurut Patrick Kluivert, sulit bagi AC Milan melewati hadangan Barcelona di babak 16 besar Liga Champions.

Kedua tim kembali saling berhadapan di babak gugur Liga Champions untuk musim kedua secara beruntun setelah saling berhadapan di fase grup dan perempat-final musim lalu. Dalam empat pertemuan itu, Barcelona tak terkalahkan dan mampu memetik dua kemenangan. Kluivert menilai hasil serupa akan kembali terulang.

"Barca ada di level yang berbeda," ujar pria yang kini menjadi asisten pelatih timnas Belanda itu kepada Mundo Deportivo.

"Mereka favorit pasti juara Liga Champions dan kejadian buruk akan menimpa Barca jika Milan berhasil menyingkirkan mereka."

"Milan memang tim yang bagus dan selalu tampil kompetitif. Serie A merupakan kompetisi yang sulit. Tapi [tantangan menghadapi] Barca terlalu besar bagi mereka dan bahkan untuk tim mana pun."

"Milan kehilangan dua pemian sangat penting, Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva. Barca justru mampu mempertahankan struktur tim juara yang sama seperti saat dilatih Pep Guardiola. Tak ada yang berubah di bawah Tito Vilanova."

"Pada kenyataanya, basis gaya permainan mereka mirip tahun pertama kepelatihan Frank Rijkaard, yang juga merupakan tahun terakhir saya di sana."

Kluivert memperkuat Barcelona pada 1998-2004 setelah pindah dari Milan yang dibelanya semusim saja.

Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait