thumbnail Halo,

Mata berharap Chelsea bisa menjuarai Liga Europa.


OLEH HAPPY SUSANTO                                                               Ikuti @hpysusanto di twitter
Playmaker Chelsea Juan Mata mengaku kecewa dengan tersingkirnya The Blues dari fase grup Liga Champions musim ini.

Chelsea menjadi tim pertama dengan status juara bertahan yang harus tersingkir di babak penyisihan grup. Meski menang besar 6-1 atas Nordsjaelland di Stamford Bridge, Kamis (6/12) dini hari WIB, namun hasil itu tidak bisa berkata apa-apa.

Nasib Chelsea ditentukan dengan hasil di pertandingan lain. Harapannya, Juventus kalah dari Shakhtar Donetsk, namun Bianconeri justru menang tipis 1-0. Dengan hasil ini, sang juara bertahan harus tersingkir dan masuk ke babak gugur Liga Europa.

"Kami sudah melakukan apa yang harus dilakukan, tapi ternyata itu tidak cukup," ujar Mata dikutip Sportmole.

"Kami bermain sangat bagus, khususnya di babak kedua. Tapi, perasaan kekecewaan ini sungguh dalam. Kami ingin bisa lolos ke putaran berikutnya karena kami sang juara bertahan di kompetisi ini. Tapi, kami harus terus melangkah dan berusaha untuk memenangi Liga Europa."

"Ini bukan masalah malam ini atau pertandingan terakhir. Kami tidak bermain cukup bagus di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Kami kehilangan banyak poin lebih dini. Di akhir, kami mendapatkan sepuluh poin. Di grup lain, hasil itu bisa saja cukup untuk lolos. Buat kami, itu tidak cukup karena Shakhtar dan Juventus adalah dua tim yang sangat kuat."

Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait