thumbnail Halo,

Flamini merasa kecewa dominasi Milan atas Zenit di San Siro berakhir sia-sia.


OLEH   DEDE SUGITA

Kendati tak lagi berpengaruh, kekalahan AC Milan 1-0 kala meladeni tantangan Zenit St. Petersburg meninggalkan rasa pahit buat gelandang Mathieu Flamini.

Pasalnya, Il Diavoli menguasai alur permainan dan selayaknya dapat memetik hasil lebih baik, sesuai target yang mereka patok untuk laga pamungkas babak grup Liga Champions tersebut.

Milan tetap melangkah ke fase 16 besar sebagai runner-up Grup C, namun kekalahan atas Zenit, yang dipastikan gol tunggal Danny, membuat mereka hanya meraih dua angka dari tiga partai kandang babak penyisihan.

“Kami mengambil inisiatif dan menghasilkan banyak kesempatan mencetak gol. Lawan bertahan dengan baik dan tak menyisakan ruang sama sekali buat kami,” ungkap Flamini dinukil Football Italia.

“Sang presiden [Silvio Berlusconi] bilang kepada kami bahwa ini adalah laga penting dan kami ingin menang, sayang kami tak mampu melakukannya.”

“Kami kecewa karena kami mendominasi laga, dan mereka menghukum kami dengan satu-satunya peluang yang mereka dapatkan di babak pertama. Setelah gol itu mereka menutup diri dan kami tak dapat menemukan ruang untuk mencetak gol kendati telah mengerahkan banyak upaya.”

 

 

Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait