thumbnail Halo,

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho tak berharap skuatnya harus mencari kemenangan lewat drama adu penalti.


OLEH   TAUFIK BAGUS

Jose Mourinho mengaku tak bisa memahami mengapa timnya sering gagal memenangi laga lewat drama adu penalti di masa silam.

Hal itu diungkapkan pelatih Real Madrid tersebut saat merefleksikan masa lalunya selama berkarir di dunia sepakbola profesional.

Mourinho menilai keberhasilan timnya memenangi adu penalti, seperti saat menangani Internazionale di tahun 2008, terjadi karena situasi yang luar biasa di timnya.

"Saya hanya bisa memenangi sekali adu penalti. Saya selalu kalah. Saya tak tahu mengapa bisa demikian," kata Mourinho, Jumat (23/11).

"Jika Anda bertanya kepada saya, mungkin karena saya tak mengambil sendiri tendangan tersebut atau menjadi kiper," candanya.

"Pada 2008, kami memenangi adu penalti ketika Julio Cesar berhadapan dengan Juan, yang merupakan kawan baiknya saat masih kecil dan ia tahu sekali bagaimana pemain tersebut."

"Julio Cesar mengatakan kepada saya sebelum pertandingan jika harus berhadapan dengan Juan di adu penalti, bola tendangannya pasti bisa diselamatkan."

"Dan di atas itu semua, pemain yang menjadi penentu kemenangan kami di adu penalti adalah Javier Zanetti, yang mengambil tendangan penalti untuk kali pertama sepanjang karirnya," tandasnya.




Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait