thumbnail Halo,

Mancini merasa ofisial pertandingan membuat timnya bisa tersingkir di fase grup Liga Champions.

GOAL.com Indonesia   OLEH
HAPPY SUSANTO

Manajer Manchester City Roberto Mancini mengecam ofisial pertandingan usai timnya bermain imbang 2-2 dengan Ajax di Etihad Stadium dalam lanjutan putaran Grup D Liga Champions, Rabu (7/11) dini hari WIB.

Wasit Peter Rasmussen memang menjadi sorotan sejak awal, saat Yaya Toure mendapat hadangan dari Christian Poulsen. Kontroversi berlanjut di pengujung laga. Gol Sergio Aguero dianulir, meski Aleksandar Kolarov sudah berada dalam posisi on-side. Mario Balotelli sempat terjatuh setelah kostumnya ditarik pemain lawan, namun wasit tidak memberi hadiah penalti.

Mancini merasa keputusan wasit dan hakim garis bisa saja membuat City tersingkir. Pasalnya, The Citizens baru mengumpulkan dua poin dari empat pertandingan dan menghuni di dasar klasemen sementara.

"Wasit dan hakim garis menjalani malam yang buruk. Itu seharusnya gol [usaha Aguero dianulir]," ujar Mancini kepada Sky Sports usai pertandingan.

"Kami nyaris menuju keajaiban yang dibutuhkan. Sayangnya, kami hanya meraih satu poin. Dan, saya pikir kami sudah finis di Liga Champions sekarang."

"Saya pikir kami memainkan pertandingan yang bagus. Kami tampil sangat bagus di babak kedua, dengan menciptakan banyak peluang dan mencetak tiga gol [andai gol Aguero disahkan]."

"Tapi, wasit dan hakim garis tampil sangat buruk."

Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait