Rene Girard Minta Maaf Atas Gestur Kasar

Pelatih Montpellier terlihat mengacungkan jari tengahnya ke arah Huub Stevens serta bangku pemain dan staf Schalke
GOAL.com Indonesia   OLEH
DEFANIE ARIANTI
 

Arsitek Montpellier Rene Girard terancam sanksi akibat gestur kasar yang ditunjukkannya pada penghujung laga kontra Schalke di ajang Liga Champions, tengah pekan lalu.

Montpellier nyaris menelan kekalahan dari klub Jerman pada lanjutan penyisihan Grup B sebelum gol telat Souleymane Camara memberikan skor 2-2 untuk jawara Prancis. Saat itulah Girard melakukan selebrasi sambil menunjukkan gestur tidak pantas ke kubu Schalke.

Girard mengaku menyesal karena telah melakukan aksi tidak terpuji itu. Namun, dia berkilah, gestur itu merupakan tindakan refleks terhadap provokasi pihak Schalke.

"[Pelatih Schalke Huub Stevens] sepertinya berpikir dirinya bisa memberikan gestur kepada kami," ungkap Girard seperti dilansir RTL.

"Dia menghampiri saya untuk berbicara sebentar. Saya minta maaf karena di akhir laga saya menunjukkan gestur yang tidak pantas. Tapi itu saya lakukan secara refleks, saya tidak bisa menahan diri."

Pelatih 58 tahun mengklaim dirinya kecewa karena ofisial pertandingan tidak memberikan hukuman yang sama kepada Stevens, yang dinilainya juga bersalah.

"Saya pikir ini sesuatu yang tidak bisa kita lakukan di lapangan sepakbola. Saya kecewa karena tindakan Huub Stevens tidak disorot."

UEFA baru akan memutuskan hukuman yang diterima Girard, Selasa mendatang.


Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.