thumbnail Halo,

Walau selalu kalah di dua partai awal, Spalletti percaya kans Zenit untuk melaju ke babak 16 besar belum habis.

GOAL.com Indonesia   OLEH
DEDE SUGITA

Dianggap salah satu kuda hitam, Zenit St. Petersburg justru mengawali Liga Champions 2012/13 dengan mengecewakan.

Setelah keok 3-0 di rumah Malaga pada laga pertama, utusan Rusia itu kembali menyerah dengan skor 3-2 kala menjamu AC Milan di matchday 2, Rabu (3/10) malam. Zenit kini menghuni peringkat bontot di Grup C.

Kendati demikian, pelatih Luciano Spalletti percaya kans klub besutannya untuk melangkah ke babak knock-out belum habis.

Dalam laga versus Milan sendiri, Zenit sempat bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menyamakan kedudukan 2-2. Tapi torehan bunuh diri bek tengah Tomas Hubocan memupus harapan mereka meraih angka.

"Malam ini Christian Abbiati tampil hebat, dia menepis dua atau tiga tembakan di garis gawang. Sebagai perbandingan, kiper kami tak melakukan apa pun, jika Anda tak mempertimbangkan gol-gol Milan," kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.

"Namun, kami memberikan ruang terlalu banyak bagi Milan. Ketika dalam posisi tertinggal, keadaan jadi jauh lebih sulit."

"Kami memang bisa bereaksi dengan baik dan sempat menyamakan kedudukan, tapi setelah itu kami memberikan kontribusi sendiri untuk kekalahan ini. Saya selalu melihat potensi para pemain saya, tapi mereka harus mengekspresikannya di lapangan."

"Bagaimanapun juga, kami belum tersingkir, kami masih bisa lolos dari grup, tapi kami harus segera mulai bermain baik dan memenangi pertandingan."

"Saya akan sangat marah jika tim berpikir kans kami sudah habis setelah dua kekalahan ini," tandas eks bos Udinese dan AS Roma itu.


Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait