thumbnail Halo,

Lille menelan kekalahan kandang kedua berturut-turut setelah dilibas BATE 3-1.

GOAL.com Indonesia   OLEH
DEDE SUGITA

Pelatih Lille, Rudi Garcia, menilai kekalahan timnya saat menjamu BATE Borisov pada partai pertama Liga Champions Grup F, Rabu (19/9) malam, terjadi karena mereka membuat situasi jadi sulit bagi diri sendiri.

Les Dogues bermain sangat jelek di paruh pertama dan langsung kebobolan tiga gol. Torehan Aurelien Chedjou pada sejam laga pun hanya bertindak sebagai penipis skor akhir menjadi 3-1.

Ini adalah kekalahan kandang kedua berturut-turut buat Lille setelah sebelumnya ditundukkan Paris Saint-Germain 2-1 pada journee 4 Ligue 1 Prancis.

"Kami seharusnya bisa tampil lebih baik lagi di babak pertama. Untungnya kami dapat menunjukkan harga diri di babak kedua, itu penting buat masa datang," kata Garcia di UEFA.com.

"BATE sangat efisien dalam periode awal dan mencetak tiga gol dari tiga atau empat percobaan. Saya pikir kami kami gagal dalam beberapa area permainan, dalam hal tekel dan penempatan posisi."

"Tak ada belas kasihan di level ini. Kami harus berhenti mempersulit diri sendiri, seperti yang kami lakukan hari ini dan pada pertandingan kandang terakhir di Ligue 1."

 

Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait