thumbnail Halo,

Kritik mengenai gaya bermain Chelsea yang dinilai terlalu defensif dinilai terlalu berlebihan.

Kesuksesan Chelsea di musim ini ada yang masih mempertanyakan. Gara-garanya adalah strategi yang diterapkan untuk bisa memenangi Liga Champions.

Chelsea dituding memainkan sepakbola negatif, dengan bermain sangat bertahan dan menumpuk banyak pemain di sektor belakang. Istilah bekennya saat ini, memarkir bus di depan gawang.

Tapi bagi Ramires, strategi tersebut menjadi strategi dan gaya permainan yang paling masuk akal bila menghadapi lawan yang berkualitas, seperti Barcelona.

"Jika kami bermain dengan strategi yang menyerang melawan Barcelona, kami bisa kecolongan lima atau enam gol," kilah Ramires.

"Kami menyaksikan video Barcelona dan memutuskan untuk menggunakan strategi itu. Kami tahu bisa mengalahkan mereka dengan melakukan serangan balik dan kami senang bisa melakukannya. Jika Anda tak bermain seperti itu, Anda tak bisa mengalahkan mereka."

Namun ditegaskan Ramires bahwa strategi seperti itu hanya diterapkan menghadapi lawan tertentu saja.

"Permainan negatif bukan gaya Chelsea, kami hanya memainkan strategi tersebut ketika melawan Barcelona," tandasnya.

Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.

Terkait