thumbnail Halo,

Final Liga Champions 2007/08 antara Manchester United dan Chelsea merupakan duel sesama tim Inggris pertama kali sepanjang sejarah. Pemenangnya harus ditentukan lewat adu penalti.

Road to Munich 2012. Untuk menghangatkan penantian Anda akan final Liga Champions 2011/12 di Allianz Arena, Munich, Jerman, GOAL.com Indonesia memberikan ulasan spesial tentang partai final turnamen antarklub terbesar Eropa ini. Viva the Champions!

Final Champions League 2008
Final Liga Champions 2008
21 Mei 2008
Stadion Luzhniki, Moskwa
Wasit: Luboš Michel (Slovakia)
Penonton: 67.310 orang
Juara: Manchester United
Pemain Terbaik: Cristiano Ronaldo

Manchester United 1-1 Chelsea (6-5 adu penalti)
(Cristiano Ronaldo 26'; Frank Lampard 45')



MANCHESTER UNITED: Van der Sar, Wes Brown (Anderson 120+5'), Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, Patrice Evra, Owen Hargreaves, Paul Scholes (Ryan Giggs 87'), Michael Carrick, Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney (Nani 101'), Carlos Tevez.

CHELSEA: Petr Cech, Michael Essien, Ricardo Carvalho, John Terry, Ashley Cole, Claude Makélélé (Juliano Belletti 120+4'), Michael Ballack, Frank Lampard, Joe Cole (Nicolas Anelka 99'), Florent Malouda (Salomon Kalou 92'), Didier Drogba.

Final Liga Champions 2007/08 merupakan final pertama kali dalam sejarah yang mempertemukan sesama tim asal Inggris. Ini merupakan final ketiga kalinya yang sama-sama mempertemukan tim-tim dari negara yang sama.

Pertandingan berlangsung cukup ketat. Tidak ada tim yang mau menyerah begitu saja. Bahkan, pertandingan yang sudah berlangsung sepanjang 90 menit harus dilalui lewat perpanjangan waktu. Karena belum ada yang keluar sebagai pemenangan, penentuan akhirnya dilakukan melalui adu penalti.

Chelsea berambisi ingin meraih gelar Liga Champions yang pertama kali dalam sejarah mereka, apalagi ini merupakan final pertama yang mereka ikuti. Permainan mereka sebenarnya sama bagusnya dengan tim lawan, tapi mentalitas yang buruk saat babak adu tos-tosan memaksa mereka harus pulang tanpa gelar.

Babak pertama

Cristiano Ronaldo membuka skor untuk United pada menit ke-26. Gol ini berawal dari kerjasama apik antara Paul Scholes dan Wes Brown. Brown kemudian melepaskan umpan melalui sisi kanan yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Ronaldo melalui sundulan kepala, tanpa bisa dihalau kiper Chelsea Petr Cech.

Cristiano Ronaldo
TERBAIK | Cristiano Ronaldo kemudian meraih Ballon d'Or 2008.
Chelsea hampir saja menyamakan kedudukan di menit ke-33 ketika crossing Frank Lampard mampu disundul oleh Didier Drogba di kotak penalti United. Meski ditempel Michael Ballack, Rio Ferdinand sempat menghalau bola melalui sundulannya dan memberikan kepada kiper Edwin van der Sar.

Kubu The Red Devils kemudian berusaha melakukan tekanan untuk bisa mencetak gol kedua. Mereka pun memiliki dua kesempatan emas, tapi sayang masih bisa diselamatkan secara gemilang oleh Cech. Peluang pertama adalah usaha Wayne Rooney yang memberikan bola panjang kepada Ronaldo, dan pemain asal Portugal itu kemudian mengirim umpan kepada carlos Tevez yang sudah ada di depan gawang. Dengan sigap, Cech berhasil merebut bola dari jangkauan pemain lawan. Peluang kedua jadi milik gelandang Michael Carrick yang sudah bergerak bebas di pertahanan Chelsea, tapi Cech lagi-lagi menyelamatkan gawang dari kebobolan.

The Blues akhirnya bisa keluar dari tekanan. Jelang pertandingan babak pertama berakhir, Chelsea mampu menyamakan kedudukan melalui Frank Lampard. Berawal dari tendangan shooting dari jarak jauh Michael Essien, bola berhasil diblok Nemanja Vidic dan juga Rio Ferdinand. Tapi, bola rebound itu gagal diantisipasi van der Sar, dan Lampard yang berdiri bebas mampu menceploskan bola ke jala United. Saat merayakan gol, Lampard sempat mengangkat kedua tangannya dan mengarahkan dua jari telunjuknya ke atas. Mungkin gol itu dipersemabahkan untuk ibunya, Pat Lampard, yang baru saja meninggal.

Babak kedua

Pertandingan babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1. Rupanya gol Lampard itu menambah daya semangat pasukan Avram Grant untuk mencetak kemenangan di babak kedua. Chelsea berkali-kali melakukan tekanan dan memiliki sejumlah peluang. Tapi, United berhasil meredam setiap serangan lawan. Essien memiliki peluang di menit ke-54, tapi sayang tendangan shooting-nya masih terlalu tinggi. Tendangan shooting Ballack juga belum memenuhi target. Peluang paling bagus didapat Drogba di menit ke-77. Tendangan pemain asal Pantai Gading itu masih melebar sehingga gagal membuahkan hasil.

Sir Alex Ferguson melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Scholes dan memasukkan sesama gelandang senior, Ryan Giggs. Scholes tampaknya sudah cukup puas bermain di partai final ini karena ia gagal tampil di final 1999 akibat akumulasi kartu. Giggs mencatatkan rekor penampilan terbanyak dalam sepanjang sejarah klub dengan 759 pertandingan. Pemain asal Wales ini sebenarnya memiliki peluang sesaat setelah memasuki lapangan, tapi tendangan shooting dari kaki kananya masih bisa diamankan bek John Terry.

Perpanjangan waktu

Karena belum ada tim yang unggul, akhirnya pertandingan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu (extra time). Pada menit ke-10 babak perpanjangan waktu ini, Lampard memiliki peluang emas, sayang tendangannya masih membentur mistar gawang United. Setelah itu, Giggs pun memiliki peluang, tapi lagi-lagi Terry jadi batu sandungan.

Di masa perpanjangan waktu babak kedua, sebuah kemelut terjadi di lapangan. Berawal dari perseteruan antara Ballack dan Carlos Tevez, sejumlah pemain antar kedua tim pun saling adu mulut. Tiba-tiba Drogba tak bisa lepas kendali dan tertangkap basah melakukan tamparan kepada Vidic, tepat di depan wasit. Drogba pun mendapat kartu merah, sementara Tevez dihadiahi kartu kuning.

Pertandingan selama 120 menit sudah berlangsung, tapi belum juga ada pemenang. Terpaksa harus dilakukan adu penalti untuk menentukan siapa yang layak menjadi juara. Ferdinand memenangi undian tim mana yang akan melakukan tendangan penalti awal.

Drama adu penalti

United memulai babak adu penalti ini. Tevez berhasil menceploskan bola dengan mengecoh pergerakan Cech. Ballack berhasil menyamakan skor setelah tendangan kerasnya tak mampu dihalau van der Sar. Carrick berhasil melakukan eksekusi, dan Juliano Belleti pun demikian. Kedudukan masih imbang 2-2. Wow, Ronaldo gagal mengeksekusi penalti karena tendangannya berhasil ditangkap Cech. Ronaldo tampak frustasi dengan kegagalan ini. Terbayang di benaknya bahwa kekalahan akan terjadi.

Lampard berhasil memanfaatkan kondisi tersebut sehingga membawa Chelsea untuk sementara unggul 3-2. Owen Hargreaves berhasil memberikan harapan United. Ashley Cole masih membuat Chelsea unggul. Nani berada dalam tekanan karena ia harus bisa memasukkan bola. United bernafas lega karena ternyata pemain asal Portugal itu berhasil menaklukkan Cech.

Karena United sudah memainkan lima tendangan penalti, Chelsea pun mendapat peluang sangat emas saat Terry maju untuk melakukan eksekusi. Jika Terry berhasil, Chelsea yang berhak juara. Di sinilah ketegangan tingkat tinggi bagi kedua tim terjadi. Wow, Terry ternyata gagal memanfaatkan peluang ini setelah tendangannya melambung ke udara akibat terpeleset. Para pemain, fans, dan ofisial Chelsea pun sangat kecewa dengan kejadian ini. Sementara kubu United bisa bernafas lega. Kedudukan menjadi sama kuat 4-4, dan harus dilanjutkan dengan tambahan penendang penalti.

John Terry

Anderson sadar dirinya merupakan pemain yang akan memberikan harapan United. Tanpa kesalahan, pemain asal Brasil itu berhasil mengemban tugas. Solomon Kalou pun demikian. Giggs berhasil membawa United unggul 6-5. Penendang selanjutkan adalah Nicolas Anelka. Striker asal Prancis itu mendapat beban berat untuk bisa menyelamatkan peluang timnya. Apa boleh buat, ia gagal mengeksekusi penalti yang berhasil diamankan van der Sar. Kontan, seluruh pemain, ofisial, dan pendukung United bergemuruh merayakan kemenangan. Ada yang menarik, Ronaldo tak kuasa menahan kegembiraan itu sembari menangis karena dirinya sempat gagal melakukan eksekusi.

United akhirnya berhak meraih gelar Liga Champions yang ketiga sepanjang sejarah mereka. Selamat untuk United!


Ikuti perkembangan terkini Liga Champions di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita Liga Champions, lengkap dengan jadwal, hasil, dan klasemen Liga Champions.


Ikuti GOAL.com Indonesia di twitter dan gabunglah bersama kami di facebook untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola terbesar di dunia maya!


GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Android Apple
Blackberry Windows

Terkait