thumbnail Halo,

Pelatih Chelsea Roberto Di Matteo menyatakan akan menerapkan taktik yang bisa membuat timnya menang, bukan untuk menyenangkan pihak lain.

Taktik defensif Chelsea di leg pertama semi-final Liga Champions melawan Barcelona menuai kritik. Roberto Di Matteo disebut membuat laga jadi tak menarik.

Adalah Arrigo Sacchi, legenda sepakbola Italia yang mengkritik gaya bermain dan strategi yang diterapkan Chelsea.

Tapi bagi Di Matteo, kritik seperti itu diabaikannya. Menurutnya ia menerapkan taktik untuk membawa timnya menang, bukan untuk menyenangkan pihak lain.

"Semua mengenai kemenangan bukan? Setiap orang punya opini mereka masing-masing. Kami hanya harus melakukan tugas kami," kata Di Matteo, Senin (23/4).

"Kita tinggal di negeri yang bebas, bukan begitu? Di negeri ini semua orang boleh menyampaikan pendapatnya."

""Saya tahu Arrigo dengan baik dan saya tahu filosofi bermain bolanya. Ia mungkin sedikit mirip dengan gaya Barcelona, tapi kami harus melihat gaya bermain kami sendiri dan cara terbaik bagi kami bisa menang dan lolos."

"Anda tahu berapa banyak pemain, tim dan pelatih yang sudah menggunakan strategi yang berbeda untuk melawan Barcelona?"

"Mereka selalu menciptakan peluang, apa pun yang Anda lakukan, karena kualitas yang mereka miliki, kualitas individu pemain. Mereka punya pemain bagus, bahkan lebih dari satu pemain terbaik dunia ada di tim mereka," tandasnya.



>> Halaman Khusus Liga Champions
>> Semua Berita Liga Champions
>> Jadwal - Hasil - Klasemen Liga Champions

Terkait